FB Putra Figur | Peta Sumatra Memperlihatkan kawasan Minangkabau Timur/ Pakanbaru belum bernama Pekanbaru dan "Teluk Kuantan: masih "Taluk" dalam Peta Sumatra awal tahun 1930, masih dalam nama aslinya.
Nama Riau Belum muncul di Pulau Sumatra, munculnya nama Riau terjadi saat pemekaran Provinsi Sumatra Tengah yang dipecah, maka ada nama Provinsi Riau, yang kala itu Kepulauan Riau atau Kepulauan Riau tergabung sebagai Riau aAli. Dan setelah Provinsi Riau pun pecah, maka terbetuklah Provinsi Kepaulauan Riau. Maka jadi dua Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dan saat berdiri Provinsi Kepuluan Riau maka Provinsi Riau tidak layak lagi bernama Provinsi Riau di Sumatra, atau kawasan berpenduduk Minang. Selayaknya tidak bernama Provinsi Riau. Dikarnakan tidak ada kaitan apapun di Sumatra dan apalagi nama Riau di Pulau Sumatra dinyatakan tidak tepat, dikarnakan Riau asli berada di Kepulauan Riau.
Dalam peta ini belum seluruhnya kawasan Minangkabau Timur terlihat. Dikarnakan kawasan Minangkabau Timur mencakup wilayah Jambi dan Palembang Sumatera Selatan yang berbatasan langsung di sungai besar Palembang, dan dibagian barat berbatasan hingaa Singkel.
Tidak Terlihat Nama Kampar Atau Bangkinang Dalam peta.
Jika kita melihat peta Minangkabau Raya abad 14 - 17, sumber peta University Leiden Belanda. Justru kawasan minang jauh lebih luas lagi, mencakup wilayah Malaysia dan Singapura.
Source: Kisah Para Ulama & Sejarah Nusantara
Tags: adat
, melayu
, minangkabau
, riau
, sumatera
, sumatera tengah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar