Sumber Foto: ANTARA Sekitar abad ke- XVI negeri Mamala [1] diperintah dan dipimpin oleh tiga orang tokoh yakni: 1. Latu Liu sebagai pimpinan pemerintahan adat Negeri Mamala 2. Patti Tiang Bessy / Patti Tembessi (Tukang Besar yang memimpin pembangunan mesjid) 3. Imam Tuny (Imam Masjid) Ketiga orang tersebut kemudian bermufakat mendirikan masjid. Semua persiapan mulai diadakan berupa pengumpulan bahan-bahan bangunan khususnya kayu dengan mengerahkan rakyat untuk menebang kayu di lereng-lereng gunung dan perbukitan disekitar Mamala. Selanjutnya kayu diangkut atau dipikul bersama-sama ke lokasi masjid.
Berkaum, bersuku, berbangsa