Disalin dari blog Dr. Suryadi; niadilova.wordpress.com Kilas balik: “Anecdotes” K.M.B. Oleh: Johnny Senduk Politik pecah-belah Belanda di Indonesia telah mengakibatkan beberapa pertentangan pendirian di antara penduduk Indonesia. Sebahagian ingin mencapai kemerdekaan Indonesia dengan jalan evolusi, sebaliknya ada pula yang menghendakinya dengan memasang “R” di muka evolusi, sebab kata mereka, lebih cepat mendapat kemajuan – buat apa menunggang pedati jikalau mobil (biarpun pakai dorong-dorongan) telah sedia dan siap. Akibatnya evolusi dan revolusi di Indonesia menjalar sampai ke luar negeri. Ada yang pro dan ada pula yang kontra. Pro dan tidak pro terlihat waktu anggota-anggota Indonesia berangkat ke negeri Belanda untuk sidang K.M.B. Rupa-rupanya lebih banyak orang menaruh penghargaan kepada mereka yang memilih jalan yang susah dan payah untuk mencapai tujuannya daripada mereka yang hanya mau goyang kaki di Hotel Indes. Bagaimana bedanya penghargaan orang asing terhadap kaum Republik ...
Berkaum, bersuku, berbangsa