Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

STUDIEFONDS KOTO GADANG

Gambar: Jejaktourandtravel.blogspot.com Lima belas tahoen telah lamanja berdiri; bermatjam-matjamlah poela jang ditanggoengnja didalam masa jang sekian lamanja itoe; tiadalah akan dapat kita menjeboetkan satoe persatoe dihalaman Soeara ini, tentoelah engkoe pembatja djoea jang akan mengetahoei bagaimana matjamnja pertjobaan jang telah diderita oleh perkoempoelan negeri ini dari….anak negeri kita sendiri, sehingga terkadang-kadang didalam masa jang limabelas tahoen jang soedah terlampau itoe, tjemaslah kita akan lenjapnja dari moeka boemi dan tiadalah rasanja akan olehnja oesia jang sekian tahoen lamanja, hal mana roepanja sekarang adalah bersalahan benar dengan angka 2  kita dahoeloe itoe, jaitoe soenggoehpoen dengan tertegoen-tegoen, mentjapai djoea ia akan oesia jang sekian lamanja berkat oesaha engkoe 2 pemimpin Vereeniging kita itoe dengan membawa djoea hasil jang kita tjita-tjita dari padanja sela[r]oet selama ini, jaitoe mengijam djoea anak negeri kita akan pengjadjaran ...

Gutsa’ al-Sail (02)

Sumber: https://www.facebook.com “Gutsa’ al-Sail” - (Buih Gelombang) (02)                                            Oleh: Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa Tak perlu Ombak dahsyat untuk memecahkanmu, riak kecil saja bisa menceraiberaikanmu. Tak perlu batu besar untuk menyibakkanmu, ranting halus saja telah cukup untuk membelahmu. Kenapa bisa demikian ? Karena kamu bagaikan buih !!! _____________________________________ Disalin dari: Facebook Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa Tanggal: 23 Agustus 2019

Gutsa’ al-Sail (01)

  Sumber: https://www.facebook.com “Gutsa’ al-Sail” (01) - (Buih Gelombang) Oleh: Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Bandaro Kamu bagaikan buih ! Tandanya ??? Kamu tidak mampu menentukan arah perjalananmu !!! Radikal kata orang, radikal pula katamu. Intoleran kata orang, intoleran pula katamu. Islam Nusantara kata orang, Islam Nusantara pula katamu.

Kemerdekaan di antara Iyyaaka Na’budu dan Iyyaaka Nasta’iin

  Gambar: https://www.facebook.com   “Kemerdekaan di antara Iyyaaka Na’budu dan Iyyaaka Nasta’iin” Oleh: Buya Gursrizal Gazhar Dt. Palimo Basa   Aku ucapkan : Selamat wahai negeriku, walaupun aku khawatir dengan keselamatanmu. Aku sampaikan : Selamat wahai bangsaku, meskipun berbagai kepentingan sedang mencabik-cabikmu. Aku katakan : Merdeka wahai negaraku, padahal rakyatmu masih harus mencari diksi dan narasi tersembunyi guna menghindari pasal demi pasal pengantar ke jeruji besi.

Milad ke-74 Republik Indonesia

Hari ini Sabtu tanggal 16 Dzulhijjah 1440 yang bertepatan dengan 17 Agustus 2019 merupakan Milad (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74. Republik ini ditubuhkan pada hari baik yakni Jum'at pada bulan baik yakni hari kesembilan bulan Ramadhan tahun 1364 H. Tak banyak diantara kita nan mengetahuinya. Semoga dengan ini kita semua semakin bersyukur Atas Berkah Rahmat Allah Yang Maha Kuasa serta Dengan Didorong oleh Keinginan Luhur.

Selamat merayakan Aidil Adha 1440/2019

Gambar: https://www.freepik.com May this Eid brings you joys unlimited, may all your wishes come true on this holy day and may you and your family be blessed by the grace of Allah. Eid Mubarak!

Mohammad Hatta kembali dari menunaikan ibadah haji (1952)

Gambar: niadilova.wordpress.com Wakil Presiden Mohammad Hatta kembali dari menunaikan ibadah haji.  Caption foto ini menyebut: “Wakil Presiden Hatta telah kembali dari perdjalanan menunaikan rukun hadji ketanah sutji; beliau disambut dengan meriahnya dilapangan Kemajoran.” Sumber:   Madjalah KOTAPRADJA  [Djakarta], No. 1 – Th. ke-III, 15 Sept. 1952, hlm.11. ______________________ Disalin dari blog Engku Suryadi: niadilova.wordpress.com

Hajah Rangkayo Rasuna Said Meninggal - 1965

[caption id="" align="aligncenter" width="600"] Gambar: https://bravaradio.com [/caption] “Innalillahi Wainailaihi Rodjiun       Pada tanggal 2 Nopember 1965 telah wafat RANGKAJO HADJI RASUNA SAID, anggota Dewan Pertimbangan Agung, golongan wanita. Pemakaman pada tanggal 3 Nopember telah dilakukan dengan upatjara kebesaran di TAMAN PAHLAWAN KALIBATA.       Almarhumah adalah seorang wanita Indonesia jang sejak zaman kolonial berdjuang dengan gigihnja untuk kemerdekaan tanah air.      RANGKAJO RASUNA SAID sebagai pedjuang wanita Islam pula bergerak dilapangan pendidikan dan pernah mengemudikan madjalah “MENARA PUTERI” di Medan.      Pada tahun 1948- 1953, almarhumah duduk sebagai anggota Pusat Pimpinan Perwari. Didalam kongres Perwari di semarang tahun 1960, ketika diputuskan terbentuknja pinjaman Gotong-Rojong dengan 5 Ketua Pusat Pimpinan Perwari, RANGKAJO RASUNA SAID terpilih ...