MENCARI DEVISA T: Begini pak Halim, saya ingin tahu bagaimana pengalaman-pengalaman Bapak pada akhir tahun 1946 atau 1947. Ya, katakanlah sekitar saat Linggarjati dibicarakan dan kemudian diparaf, dan sampai kepada agresi I bulan Juli 1947. J: Saya pergi ke Singapore bersama-sama dengan Sutan Sjahrir, tanpa banyak bicara bawa bubuk opium, untuk dijual guna mendapatkan fonds devisa. T: Pada siapa . . . J: Itu saya tidak tanyakan. T: Yang menjual siapa J: Yang menjual adalah Dr. Suroso, we are dengan Sjahrir. T: Tapi Sjahrir waktu itu ke Singapura sebagai apa. J: S jahrir waktu itu (sambil mengetok meja dengan pinsil) dia telah menjadi Penasehat Presiden. [Dia] sudah jatuh, sudah aksi ]Belanda] I lah. [Wak tu] Kabinet baru terbentuk dia diangkat menjadi Penasehat Presiden. Malam itu juga beliau terbang ke luar negeri, dan pada tanggal 14 Agustus berbicara atas nama Republik di [PBB] Lake Success mengenai agresi I itu. Yang ingin saya jelaskan bahwa di tahun 1947, di mana saya mem...
Berkaum, bersuku, berbangsa