Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Ketika Sejarah Minang Ditulis oleh orang Jahil

    Tulisan ini ditulis oleh akun anonim yang menggunakan nama sangsekerta ( Pu Hyang) , tidak ada identitas lengkap mengenai sang penulis. Dilihat dari tulisan yang dibuat (dengan asumsi tulisan ini berasal dari buah pemikirannya sendiri) maka terdapat beberapa kemungkinan:  Pertama  Pu Hyang (sang penulis) bukan orang Minang dan dapat dimaklumi dengan perspektif  sentralistis  yang digunakannya dalam tulisan ini.  Kedua   Pu Hyang (sang penulis) ialah orang yang berasal dari ibu Minang namun tidak dibesarkan dengan Adat Minang, tidak mempelajari serta memahami adat Minang, layaknya kebanyakan orang yang mengaku Minang karena beribu Minang. Ia lebih banyak mengandalkan sumber dari para orientalis, arsip Kolonial, dan tulisan dari sarjana yang menulis dari perspektif yang sama sekali berbeda bahkan bertolak belakang dengan Adat Minang, ditambah dengan halusinasi dirinya tentang kebesaran Kerajaan di Minangkabau. Persis dengan salah seorang Penulis...

Rupanya Prabowo berkawan dengan Rothchild

  Sosok Nat Rothschild, Konglomerat Asal Inggris Sahabat Prabowo yang Bangun Pabrik di Batam Mengenal sosok Nat Rothschild, sahabat Prabowo yang resmikan pabrik di Batam. TEMPO.CO ,  Jakarta  - Menteri Pertahanan  Prabowo  Subianto menghadiri peresmian gedung baru ketiga PT Volex Indonesia di Kawasan Industri Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Minggu, 4 Agustus 2024. Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur kabel dan konektor elektronik itu milik konglomerat asal Inggris sekaligus sahabat Prabowo, Nathaniel Philip Victor James Rothschild atau  Nat Rothschild . Dalam sambutannya, Prabowo mengaku bangga perusahaan  manufaktur  itu terus melakukan ekspansi. “Apalagi ketika tadi saya diajak keliling melihat berbagai produknya, semua untuk memenuhi kebutuhan ekspor. Lebih dari itu, hasil produksinya telah diakui mempunyai mutu yang memadai,” kata Prabowo di Batam, Minggu, 4 Agustus 2024, seperti dikutip dari rilis Pemerintah Provinsi (Pempr...

Jika Menegakkan Yang Haq dikatakan Radikalis

  TIDAK ADA ULAMA DI SUMATERA BARAT YANG PUNYA PAHAM RADIKALISME (kajian kesalahan dan Hukuman menurut Adat Minangkabau) Ciloteh Tanpa suara - “Assalamulaikum Pak Haji Saiful Guci , ado nan taguriah-guriah di dalam hati nan ingin ambo tanyoaan ka Pak Haji, sebab Pak haji Saiful tingga di Lima Puluh Kota dan dakek dengan Kota Payakumbuh, yaitu tentang ulama di Payakumbuh, ambo adolah urang Koto Nan Ampek nan tingga di Riau, sebab ambo baco berita oktober Tahun 2024 berjudul“ MUI Payakumbuh tolak kedatangan Ustadz Abdul Somad (UAS) ke Payakumbuh” dan Oktober tahun 2025 “Ulama kecam panitia konser di Payakumbuh buntut ubah lirik Tuhan den Paso ”, membaca dua berita ini seolah-olah ulama mempunyai paham radikalisme, bagaimana pendapat dari pak Saiful Guci ?” tulis Sahbudin dalam kotak percakapan. “Kalau menurut pendapat saya, tidak ada Ulama di Payakumbuh dan Sumatera Barat yang mempunyai paham Radikal atau Radikalisme, sebab falsafah hidup mereka “ Adat basandi syarak, Syarak basan...