Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

MEMBACA DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA (Bagian 1)

  MEMBACA DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA (Bagian 1) Perdebatan Antara Islam dan Panca Sila Oleh : Saiful Guci Asiknya membaca sebuah buku lama yang saya peroleh dari penjual Buku loak di Blok M Jakarta. Buku membicarakan tentang Dasar Negara Republik Indonesia Dalam Kontituante Jilid II. Buku yang terdiri dari 500 halaman ini sangat menarik untuk dibaca karena dihalaman pertamanya tertulis “Bahagialah Orang Yang Banyak Membaca” Buku Dasar Negara Republik Indonesia berisikan pendapat pribadi tidak kurang dari 100 orang anggota konstituante yang berbicara tentang dasar negara pada sidang konstituante pada 11 November hingga 6 Desember 1957. Saking sengitnya, kritik terkadang dilancarkan bukan pada gagasan, tetapi pribadi. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Konstituante hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 1955 dilantik pada 10 Nopember 1956 pada tahun 1957 berjumlah 514 orang. Umur mereka kurang dari tiga tahun, hanya sampai 2 Juni 1959 dan bubar setelah keluarnya Dekrit Presiden 5...

TAMPARAN KERAS KARNI ILYAS UNTUK ANTEK PKI

Meski terbata-bata saat berbicara, namun kuakui Pak Karni Ilyas, presenter ILC TV One, sangatlah cerdas. Tatkala Syafi'i Maarif dimintai opini terkait PKI, lalu beliau mengatakan, "Saya sudah bosan bahas-bahas tentang PKI. Bosan! Tiap tahun bahas PKI, padahal kasus PKI udah lama terkubur di masa lampau, ngapain dikorek-korek lagi. Masih banyak permasalahan bangsa ini selain isu PKI, seperti ekonomi, kesenjangan kesejahteraan, dan lain-lain. Ayolah jangan hidup dengan kenangan di masa lalu yang kelam itu."

Akhbar Negeri/1.Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

 Silahkan klik pada judul untuk menuju tulisan dimaksud: Surat terbuka Din Syamsuddin Teruntuk Tuan Presiden   Tanggapan KAMI atas Ancaman Moeldoko -  Moeldoko: KAMI hanya sekumpulan Kepentingan, Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik - Republika Hadiri Deklarasi KAMI, Din Syamsudin hingga Rocky Gerung Bahas Ini - malangtimes.com Resmi Deklarasi, Ini 8 Poin Tuntutan KAMI - News detik. com Din Syamsudin: KAMI adalah gerakan moral untuk menyelamatkan Indonesia - id.today Deklarasi KAMI, Din Syamsudin sebut 150 Tokoh Bergabung - Antara News

Salah satu ciri khas dari Si Merah

Salah satu ciri khas komunis menjelang pemberontakannya adalah membuat banyak lubang di tanah. Lubang-lubang besar yang dipersiapkan sebagai kuburan massal bagi para musuhnya. Menjelang tahun 1948, para aktifis PKI rajin sekali menggali lubang. Sudah terekam dalam otak mereka bahwa sebentar lagi akan ada pesta pembantaian massal. Mereka sadar bahwa sebentar lagi akan ada tetesan darah dari saudara sebangsanya sendiri. Pola pembuatan lubang besar ini tak hanya di Indonesia, tetapi juga di Uni Soviet dan Tiongkok, juga Kamboja. Komunis memang haus darah. Ini dibuktikan oleh sejarah. Saat komunis baru saja memegang kekuasaan di Soviet pasca revolusi Bolshevik, Lenin langsung membunuh 28 uskup dan 1200 pendeta. Kemudian Nikita Kruschev membunuh 50.000 pendeta bangsanya sendiri. Membakar 10.000 gereja dan 30.000 masjid. Lenin dengan bangganya mengumumkan sudah berhasil melenyapkan kaum muslimin.

Gerwani Si Binal

Pict: tvone news GERWANI : seGER2 WANI (Muda-muda Berani - berani maksiat) Andaikan ada kejuaraan pasukan terbejat di negeri ini, niscaya Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) akan menduduki peringkat pertama. Kau pasti tak akan percaya bahwa Gerwani pernah menyerang tentara dengan kondisi telanjang bulat. Pasukan perempuan PKI itu sengaja berada di barisan depan tanpa sehelai benang pun. Mereka sengaja ingin memecah konsentrasi para tentara.

Pembantaian Cemetuk, Banyuwangi oleh Gerwani

Sungguh aku tak mengerti, mengapa Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) bisa sekejam itu? Mengapa organisasi wanita underbouw PKI itu seperti tak memiliki welas asih? Tak memiliki empati meski hanya sedikit? Entahlah hati mereka sudah menghilang kemana. Terbawa angin dalam kegelapan malam pekat. Terbawa hati durjana penuh kebencian dan kekejian. Saat itu tanggal 18 Oktober 1965. Warga Dusun Krajan Desa Cemetuk Kec Cluring Kab Banyuwangi Jawa Timur berbondong-bondong menuju rumah Pak Lurah. Mereka mendapat undangan pengajian yang mengatasnamakan NU. Padahal aslinya undangan dari PKI, tapi mereka menyamar sebagai Banser dan Fatayat.

KESAKSIAN BUNG HATTA TENTANG GESTAPU/PKI

  -KESAKSIAN BUNG HATTA TENTANG GESTAPU/PKI 2 Oktober 2010 pukul 19.54 Oleh: Poeng W. I. Lubis     Berikut saya sampaikan kesaksian dari Bung Hatta, bapak bangsa, dan salah-satu dari Dwi-Proklamator Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kita semua tahu bahwa bung Hatta dikenal sebagai  tokoh pemikir, yang tidak pernah emosional dan sangat tajam analisanya. Saya cuplikan dari buku “Bung Hatta Menjawab”, sebagai berikut :

Buya Hamka dan G30S/PKI

Buya  Hamka  dan Tragedi 1965 Oleh: Farhan Abdul Majid  (Disalin dari Kompasiana) "Saudara pengkhianat! Menjual negara kepada Malaysia!", bentak seorang polisi dengan pistol di pinggang kepada Buya Hamka. Ia berusaha menaikkan pitam Buya Hamka. Menangislah beliau mendengar hujatan semacam itu. Hampir-hampir beliau pun terpancing emosinya. "Janganlah saya disiksa seperti itu. Bikin sajalah satu pengakuan bagaimana baiknya, akan saya tandatangani. Tetapi kata-kata demikian janganlah saudara ulangi", pinta Buya. "Saudara pengkhianat! Menjual negara kepada Malaysia!", bentak seorang polisi dengan pistol di pinggang kepada Buya Hamka. Ia berusaha menaikkan pitam Buya Hamka. Menangislah beliau mendengar hujatan semacam itu. Hampir-hampir beliau pun terpancing emosinya.

Aidit Fitnah Bung Hatta sebagai Provokator Pemberontakan PKI Madiun

Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (GESTAPU) masih menjadi tanda tanya besar sampai saat ini, terutama soal SOEHARTO. Ada pihak yang menganggap tokoh militer asal Bantul, Yogyakarta itu terlibat peristiwa yang kondang dengan sebutan G30S/PKI tersebut. Anggapan tersebut didasari naiknya Soeharto menjadi pemegang tampuk kekuasaan pasca-insiden yang menewaskan sejumlah petinggi TNI Angkatan Darat itu. Menurut pengamat militer dan politik PROF SALIM SAID,  Banyak orang termasuk kalangan tentara TIDAK TAHU SEJARAH SEBENARNYA tentang Gestapu. “Saya ini mengajar di tentara sudah bertahun-tahun.  Biasanya kalau break (jeda, red) mereka bertanya lagi kepada saya,” ujar Salim dalam kanal Hersubeno Point di YouTube yang diunggah pada hari ini (23/9). “Ada kolonel, letnan kolonel, dan mayor bertanya bagaimana sih sejarah Gestapu sebenarnya. Katanya Pak Harto itu terlibat dalam Gestapu, ada yang tanya seperti itu,” sambungnya. Mantan wartawan itu menuturkan, kesan yang muncul seakan-akan ...

Bung Hatta Difitnah PKI, Soeharto Dituduh Dalang G30S PKI, Gatot Nurmantyo Diserang

  POJOKSATU.id , JAKARTA – Sejarah PKI selalu menjadi perdebatan panas jelang peringatan pemberontakan PKI yang biasa disebut Gerakan 30 September atau G30S/PKI. G30S/PKI merupakan gerakan pembantaian yang terjadi pada 30 September hingga 1 Oktober 1965. Ketika itu, tujuh perwira tinggi TNI dibunuh dalam upaya kudeta yang dimotori PKI. Peristiwa berdarah itu kembali jadi perhatian publik setelah mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo mengaku dipecat Presiden Jokowi gara-gara mengizinkan nonton film G30S/PKI . Gara-gara pengakuannya itu, Gatot jadi bulan-bulanan di media sosia. Ia diserang dan dicaci maki warganet.

Salah satu kisah kekejian Komunis di Madiun '48

Gontor – PKI – Hizbullah “Pondok Bobrok, Langgar Bubar, Santri Mati,” inilah yel-yel yang diteriakkan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun pada tahun 1948. Sejak 18 September 1948, Muso memproklamirkan negara Soviet Indonesia di Madiun. Otomatis, Magetan, Ponorogo, Pacitan menjadi sasaran berikutnya. Kyai di Pondok Takeran Magetan sudah dihabisi oleh PKI. Sekitar 168 orang tewas dikubur hidup-hidup. Kemudian PKI geser ke Ponorogo. Dengan sasaran Pondok Modern Darussalam Gontor. KH. Imam Zarkasyi (Pak Zar) dan KH Ahmad Sahal (Pak Sahal) dibantu kakak tertua beliau berdua, KH Rahmat Soekarto (yang saat itu menjabat sebagai Lurah desa Gontor), pun berembug [rapat] bagaimana menyelamatkan para santri dan Pondok. “Wis Pak Sahal, penjenengan ae sing Budhal ngungsi karo santri. PKI kuwi sing dingerteni Kyai Gontor yo panjengan. Aku tak jogo Pondok wae, ora-ora lek dkenali PKI aku iki. ( Sudah Pak Sahal, Anda saja yang berangkat mengungsi dengan para santri. Yang diketahui Kyai Gontor itu ya ...

Suasana Sebelum Pemberontakan PKI September 1965

Sekedar berbagi kisah seputaran September 1965 jelang gerakan G30S apa yang kudengar dari ibuku , mohon kiranya tidak dipolitisir . Kebetulan kami bertinggal ditangsi militer. Kondisi masa tersebut mencekam, dipangkalan militer itu sendiri ada simpatisan PKI sehingga diantara tentara terdapat gesekan-gesekan dalam internal militer. Antara yang pro dengan yang kontra PKI, fitnah-memfitnah saling menjatuhkan. Ayah kontra pada PKI sehingga pada titik puncaknya ada info bahwa ayah masuk black list untuk "dibereskan ". Atas informasi tersebut, keluarga terpaksa diungsikan. Perpindah-pindah acak tempat, ibu sangat ketakutan walau sekedar ketukan pintu orang yang akan bertamu. Kondisi amat mencekam tidak tahu lagi siapa kawan, siapa lawan .

Belitung-Minangkabau-Kalimantan

Menilik Hubungan Kuno Belitung dengan Sumatera Barat dan Kalimantan Selatan, Ada Kisah Orang Putih di Dalamnya KPSB Peta Belitung 12 months ago Air Batu Buding , Badau , belitung , belitung timur , budaya , budaya belitong , sarang naning , sejarah belitong , sejarah belitung PETABELITUNG.COM - Sejarah pulau Belitung masih penuh dengan misteri. Dan satu catatan kuno berikut ini akan menambah panjang daftar misteri yang sudah ada sebelumnya.   Catatan kuno tersebut ditulis oleh J.E. Akkringa.Dia adalah seorang insinyur pertambangan yang menyelidiki lanskap Belitung pada abad ke-19.Tulisannya tentang Belitung diberi judul "Verslag van een Onderzoek Naar Tinertssaders op Het Eiland Billiton door wijlen den mijningenieur J.E. Akkringa".

PEMBANTAIAN KEDUNG KOPI DI SOLO OLEH PKI 💥

CATATAN SEJARAH #14 PEMBANTAIAN KEDUNG KOPI DI SOLO OLEH PKI KH KHOIRUN (93 th), KH MARUF NAWAWI (84), KH MUHAYAT (98), dan KHOIMUN (95) Adalah KORBAN dan SAKSI MATA KEBIADABAN PKI dalam PERISTIWA MADIUN 1948. "Kiai dan santri menjadi target pembunuhan nomor satu bagi PKI . Sebelum 1948, b anyak kader PKI yang disusupkan ke dalam beberapa pesantren," kata Khoirun saat saya wawancarai di kediamannya di Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Mei 2016 lalu. KHOIRUN sempat dikubur oleh gerombolan PKI dan dikira sudah mati, ternyata masih Hidup. Ia dianggap ' SAKTI ' walau sudah mengalami siksaan berat termasuk dibacok dan ditembak. Beberapa pejabat penting di Jakarta, Indonesia kerap meminta semacam 'JIMAT' doa untuk keselamatan dirinya.

Nama - Nama Dewan Pituo GEBU MINANG RIAU Periode 2018 - 2023.

Nama - Nama Dewan Pituo GEBU MINANG RIAU Periode 2018 - 2023. Ketua : H Syamsul Rokan Chaniago, SH, MH Wakil Ketua : H Saleh Djasit Anggota : 1. Datuk Seri Negeri Ulama Setia Negara Ust. H Abdul Somad, Lc, MA 2. H. Djufri Hasan Basri 3. Datuk Seri Drs. H. Al Azhar, MS 4. Drs. H. R. Rivai Rachman 5. Brigjen. Pol. (Purn). Drs. Muchlis Muchtar 6. Prof. Dr. H. Aswarni Adam 7. Prof. Adnan Kasry 8. H. Moeslim Kawi 9. H. Nasruni Syafei

Nan Azali Nanlah Hilang

Dima lah kain kamanjadi baju Alah diguntiang indak sadang Lah takanak mangko di ungkai Dimano nagari kito kamaju Adat nan sajati nanlah ilang Dahan jo rantiang nan dipakai Katali bajak sadio nyo Kironyo landiak landai amek Kajadi Niniak Mamak sadio nyo Kiro nyo Cadiak pandai amek

Tan Malaka, Hantu Republik yang Tak Bisa Digebuk

  Tan Malaka, Hantu Republik yang Tak Bisa Digebuk Indonesien Tan Malaka Satu hal yang menyedihkan terkait mengenang Tan Malaka adalah ingatan sebagian orang tentangnya tak pernah menjadi lebih baik. Opini Geger Riyanto Semakin hari, ingatan sebagian orang tentangnya hanya semakin memburuk, tak peduli studi-studi semakin membuka berbagai misteri sejarah yang menyelubunginya. Pada 1940-an, di antara orang-orang Sumatera, Tan Malaka adalah legenda. Ia diceritakan sebagai sosok yang bisa berpindah tempat ratusan kilometer dalam sekejap. Ia dapat mengubah wujudnya sekehendaknya. Satu hari Anda mengenalnya. Di keesokan hari, Anda tak mengenal lagi sosoknya maupun mengetahui di mana dirinya.

NEGERI NANING

Sumber: https://www.abebooks.com Hanya kira-kira 15 mil saja dari kola Malaka, terdapatlah negeri Naning. Naning adalah satu negeri kecil, yang berpenduduk kurang lebih 50.000 orang. Dia adalah sebuah negeri kecil yang bersejarah, yang menjadi kemegahan bangsa Melayu.   Adat istiadat negeri itupun berbeda dengan negeri-negeri tetangganya. Dia dibuka beberapa abad yang telah lalu, oleh orang-orang perantauan dari Minangkabau. Kabarnya konon; sementara Kerajaan Malaka masih berdiri, orang perantau da ri Minangkabau telah membuka negeri di Malaya. Dahulunya negeri itu adalah satu di antara sembilan (9) negeri yang berserikat, mendirikan Negeri Sembilan dan mengangkat seorang "Yang Dipertuan" sebagai kepala dari kesembilan negeri itu, dan semuanya berasal dari Minangkabau.   Negeri yang sembilan itu, sebagai susunan di Minangkabau sendiri juga, merdeka dan berdaulat menyusun masyarakatnya dan adatnya sendiri. Yang Dipertuan tidak mencampuri hal ihwal dalam negeri,...

Hikayat Raja Raja Pasai

  Hikayat Raja Raja Pasai I. Pemberian Nama Samudera Maka tersebutlah perkataan Merah Silu diam di Rimba Jerau itu. Sekali peristiwa pada suatu hari Merah Silu pergi berburu. Ada seekor anjing dibawanya akan perburuan Merah Silu itu, bernama si Pasai. Dilepaskannya anjing itu. Lalu, ia menyalak di atas tanah tinggi itu. Dilihatnya ada seekor semut, besarnya seperti kucing. Ditangkapnya oleh Merah Silu semut itu, lalu dimakannya. Tanah tinggi itupun disuruh Merah Silu tebas pada segala orang yang sertanya itu. Setelah itu, diperbuatnya akan istananya. Setelah itu, Merah Silu pun duduklah ia di sana; dengan segala hulubalangnya dan segala rakyatnya diam ia di sana. Dinamai oleh Merah Silu negeri itu Samudera, artinya semut raja yang amat besar; di sanalah ia diam raja itu.

SELAMATKAN SITUS MAKAM ULAMA DAN PARA RAJA KESULTANAN ACEH

SELAMATKAN SITUS MAKAM ULAMA DAN PARA RAJA KESULTANAN ACEH Ketua Peusaba Aceh Mawardi Usman mengingatkan kembali agar seluruh masyarakat Aceh dan para pemimpinnya jangan sampai lalai dalam melindungi warisan sejarah dan peninggalan Aceh di masa lalu. “Jangan terlalu mengejar duniawi namun melupakan negeri akhirat kelak" kata Ketua Peusaba. Peusaba mengingatkan bahwa di Gampong Pande bukti makam Kesultanan Aceh Darussalam. Kesultanan Aceh yang secara historis merupakan peradaban besar pada zamannya dan akseptasi sebagai 5 imperium besar dunia.

Kronologis lenyapnya hari Ahad

Kronologis lenyapnya hari Ahad Alkisah; Sebelum Tahun 1960, tak pernah dijumpai nama hari yg bertuliskan "MINGGU" selalu tertulis hari "AHAD".  Begitu juga penanggalan di kalender tempo dulu,  masyarakat Indonesia tidak mengenal sebutan "Minggu".  Kita semua sepakat bahwa kalender atau penanggalan di Indonesia telah terbiasa dan terbudaya untuk menyebut hari "AHAD" di dalam setiap pekan (7 hari) dan telah berlaku sejak periode yg cukup lama. B ahkan telah menjadi ketetapan di dalam Bahasa Indonesia.

Sulthan Bagagar Syah dibuang

Sumber Foto: https://koleksibpcbsumbar.wordpress.com Surat Sultan Alam Bagagar Syah   Sejarah rupanya menghendaki lain. Cita-cita Sultan rupanya belum akan berhasil di waktu itu. Akhirnya Belanda mengetahui juga Gerakan Rahasia "Tiga Segi" ini, karena Surat Edaran Sultan (Regen Tanah Datar) [1] yang dikirimkan kepada Yang Dipertuan di Parit Batu, Tuanku Sembah di Batang Sikilang dan Tuanku di Air Batu, menyampaikan seruan agar dengan serentak seluruh pimpinan, baik Raja-raja, atau Pengulu-pengulu, dan seluruh Tuanku-tuanku Ulama, agar bersatu mengusir Belanda. Dan disebutkan di dalam surat bahwa Sultan telah bersepakat dengan Sentot Mohammad Ali Basya Raja Jawa dan Tuanku Imam.

Biduanda Jawa di Negeri Sembilan

Pada awalnya tiada suku biduanda...hanya setelah berkahwin dengan perantau Minangkabau baru wujud. Namun ada juga sejarawan yang keliru mengatakan sebelum tiba perantau Minangkabau, Suku Biduanda sudah wujud. sedangkan yang wujud adalah klan2 [suku] orang asli dari pelbagai suku contohnya Temuan, Temiar, Besisi dll. Setelah ujudnya suku biduanda hasil perkawinannya antara orang Minangkabau dan suku asli seperti temiar, temuan, bersisi dalam perkembangannya banyak pula Lahir Suku Milenial Biduanda baru yaitu Biduanda Jawa.  Nah.. kenapa di bilang Suku Biduanda Jawa, ini sejatinya sama dengan identitas status diakui ketika dulu Biduanda Jawa bermula dari anak yang dilahirkan oleh isteri Datuk Laut Dalam. Dikatakan isterinya orang Jawa dari Melaka, sementara Datuk Lelo Balang beristeri Tok Bungkal dari Suku Jakun jadi suku anaknya bersuku Biduanda Jakun. Jakun ini pula nama asli kepada suku orang asli di Rembau ketika itu.

Daerah Istimewa Sumatera Barat [DISB]

Pagi ini kami mendapati ranah maya riuh rendah dengan wacana Daerah Istimewa Minangkabau (DIM). Keinginan ini kembali mengemuka setelah beberapa tahun nan lampau pernah terdengar hal yang sama dan kemudian secara perlahan menghilang. Ramai orang menyahut, setuju dengan keinginan tersebut.  Terkenang bilangan tahun nan silam "Kenapa nama propinsi kita tak bernama Propinsi Minangkabau?" ada yang mengemukakan pokok perbincangan baru. Bermacam-macam pendapat tentunya namun si penanya menjawab sendiri pertanyaannya "Karena tidak seluruh wilayah Minangkabau ini berada dalam wilayah propinsi ini.." (klik DISINI untuk melihat peta Minangkabau menurut salah satu tafsiran )

Berdirinya Kesultanan Palembang Darussalam

  *Berdirinya Kesultanan Palembang Darussalam.* Kesultanan Palembang Darussalam adalah sebuah kerajaan Melayu yang bercorak Islam di Sumatera bagian selatan. Sejarah berdirinya tidak terlepas dari kemelut politik pada Kesultanan Demak. Perang perbutan tahta yang terjadi antara 1549 -1586 pada akhirnya dimenangkan oleh Mataram. Hal ini menyebabkan runtuhnya Kerajaan Islam yang didirikan pada 1478 oleh Raden Patah. Pada 1586, Palembang sebagai satu satunya wilayah yang masih setia, jadi tempat pelarian para bangsawan Kesultanan Demak. Terdapat 15 Keluarga para pembesar Demak dari berbagai kota di pesisir utara Jawa yang mengungsi ke Palembang. Sultan terakhir Demak, Aria Pangiri (1582-1586) yang terusir mangkat di Banten Pada 1588. Cikal bakal Kesultanan Pelembang didirikan oleh Kiyai Gede ing Suro. Ia bertindak seolah-olah adalah 'Pemerintahan Demak dalam pengasingan' dengan gelar Pangeran Madi ing Angsoko (1588-1623). Pusat pemerintahan didirikan pada 1588 di sekitar Kelur...

PITUAH...SURAU..

Ketika sayap kuat, paruh runcing, kuku, tajam, mata terang Terbang lah tingi-tinggi, genggam semua yang diminati, cengram semua yang disukai, terbanglah ke puncak gunung. Tapi ingat tuan, Ada masanya nanti, ketika sayap robek, paruh berlubang, mata kabur, kuku tak lagi tajam

DIM Atau DISB (Daerah Istimewa Sumatera Barat)

PROVINSI SUMATERA BARAT  PERLU GANTI NAMA MENJADI PROVINSI MINANGKABAU Fadli Zon Beberapa minggu lalu provinsi Sumatera Barat menjadi topik hangat setelah muncul kesan diragukan dukungannya pada Negara Pancasila.  Perdebatan itu menimbulkan polemik. Saya mengusulkan agar Provinsi Sumatera Barat diganti nama saja menjadi Provinsi Minangkabau. Wacana mengubah nama Provinsi “Sumatera Barat” menjadi Provinsi “Minangkabau” sebenarnya bukan hal baru, bahkan sudah muncul sejak 1970-an. Namun gagasan itu kini semakin relevan. Meskipun lahir di tanah Jawa, sebagai keturunan Minang saya setuju usulan penggantian nama tersebut. Nama “Minangkabau” memang jauh lebih tepat dipakai jika ditinjau dari sisi sejarah dan kebudayaan. Apalagi, secara demografis, 88,35 persen masyarakat yang hidup di Sumatera Barat memang berasal dari etnis Minangkabau. 

Perang Badar Minangkabau oleh Yulfian Azrial

 Klik Pada Judul untuk menuju ke tulisan: Paderi: Antara Fakta & Khayal Orientalis Posisi Minangkabau dalam Alam Melayu Tipi Daya & Fitnah di Alam Melayu Temui beliau di FB: Yulifian Azrial [Klik DISINI ] Kunjungi blog beliau di:  http://yulfianazrialcyber.blogspot.com Selengkapnya ttg beliau: DISINI

Berdirinya Kesultanan Jambi dalam Genggaman VOC

  *Berdirinya Kesultanan Jambi dalam Genggaman VOC.* Menurut cerita tutur, dikisahkan pada masa pemerintahan Rangkayo Hitam [1] (~1600-1615) Jambi memulai era Kesultanan. Hal ini ditandai dengan masuknya raja kerajaan Jambi kedalam agama Islam. Kemudian ia memberi maklumat agar penduduk Jambi agar memeluk agama Islam. Pada masa pemerintahannya Ia merubah struktur kerajaan dan penyebutan gelar raja yang sebelumnya 'Panembahan' (Temenggong) menjadi 'Sultan'. Sejarah berdirinya Kesultanan Jambi tidak lepas dari campur tangan VOC. Pertemuan dengan Kongsi Dagang Belanda itu terjadi pada 1615. Setelahnya Jambi secara resmi menjadi Kesultanan. Melalui maklumat Sultan Kedah (Sultan Abdul Kahar 1615-1643), ia mendeklarasikan wilayahnya sebagai satu kesatuan yang berbentuk Kesultanan, sejajar dengan Kesultanan Johor.

Lampung, jejak pertama VOC di Pulau Sumatera

  *Lampung, jejak pertama VOC di Pulau Sumatera.* Pada masa kejayaan kesultanan Banten, Lampung menjadi bagian dari wilayah kekuasaannya. Potensi Lampung pada saat itu adalah sebagai penghasil rempah-rempah terutama lada yang diincar Belanda. Pada tanggal 29 Agustus 1602 armada VOC mendarat di Tanjung Tiram Lampung, namun mendapat sambutan yang kurang baik dari rakyat Lampung. Banten dibawah pimpinan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682) mencapai puncak kejayaannya sedangkan VOC secara bertahap berhasil mengembangkan sebuah jaringan perdagangan di perairan Jawa, Sumatra dan Maluku. Sementara itu Banten berhasil menjadi pusat perdagangan yang dapat menyaingi VOC yang bercokol di Batavia. Upaya VOC dalam meluaskan wilayah kekuasaan dihalang-halangi oleh Banten.

Narasi tunggal sejarah Indonesia versi Yamin

*Narasi tunggal sejarah Indonesia versi Yamin* Sejarah Indonesia versi Yamin ditulis dengan terburu sebelum Indonesia merdeka. Indonesia butuh identitas, Majapahit dianggap tepat karena menurut Yamin mewakili identitas baik Jawa, Melayu ataupun yang lainya. Sebelumnya tidak ada penelitian mendalam tentang Majapahit sebatas dari cerita tutur, mencampurkan antara sejarah dengan mitos. Cocokologi dipakai dalam menentukan batasan wilayah Indonesia adalah sama dengan wilayah Majapahit tanpa terlebih dahulu diverifikasi kebenarannya. Ambisi Yamin sebagai narator tunggal Sejarah Indonesia semakin jelas ketika ia menerbitkan Sapta Parwa. Buku tentang sejarah Ketatanegaraan Majapahit berjumlah tujuh jilid. Buku ini ia kerjakan saat masih menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada pertengahan tahun 1950an. Dalam buku ia memaparkan jalannya sistem pemerintahan Majapahit beserta hukum-hukumnya semenjak berdiri hingga keruntuhannya. Setelahnya distempel sebagai sejarah resmi Indonesia.

Benteng Laut Melayu (Malay Barrier) di Selat Karimata

  *Benteng Laut Melayu (Malay Barrier) di Selat Karimata* Kerajaan Melayu yang dimulai pada periode Kandis/Kantoli pada abad ke 4 yang berkembang di sekitaran Selat Malaka. Mencapai puncaknya antara abad ke 7-11 di masa Kerajaan Sriwijaya yang merupakan kerajaan Melayu kuno yang bercorak Buddha. Kejatuhan Sriwijaya akibat serbuan Rajendra Chola pada 1025-1030 Keemudian digantikan oleh Dharmasraya. Antara 1377-1409 Majapahit menggelar Ekspedisi Pamalayu II terhadap Dharmasraya secara tidak langsung mengakhiri era Kerajaan Melayu Kuno yang bercorak Buddha. Hal ini meninggalkan warisan mandala-mandala yang ingin berdaulat. Pada abad ke-15 hingga 16 di era Kesultanan Malaka Islam berkembang dengan pesat. Memasuki periode Melayu-Riau pada masa Kesultanan Johor-Riau abad 16-17, dan berakhir pada masa Kesultanan Riau-Lingga abad 19-20.

Awal Mula Nama Payakumbuah

padangkita.com Penulis:   Gunayev Sri Elrahmani Jumat, 18/09/2020 | 10:02 WIB Nama Payakumbuh [Min:Payakumbuah] diyakini berasal dari padanan kata “Payau Nan Kumbuah” atau ada juga yang menyebutnya “Kumbuah Nan Paya”. Lambat-laun, sebutan itu berganti menjadi “Payau Kumbuah”, hingga akhirnya lebih ringan disebut Payakumbuh. Lantas, di manakah ‘Payau Nan Kumbuah” atau “Kumbuah Nan Payau” itu letaknya sekarang? Sebelum pertanyaan terjawab, ada baiknya diketahui, bahwa “Payau” adalah sebutan masyarakat Payakumbuh tempo “doeloe” untuk rawa-rawa. Sedangkan “Kumbuah” ialah nama lain dari tanaman mensiang dalam bahasa Latin Actinoscirpus grossus yang sering digunakan sebagai bahan anyam-anyaman.

Negeri Melayu diamuk Badai

  BANGSA MISTERI DI NUSANTARA Melayu adalah penduduk asal Lemuria dan Atlantis . Semakin terbuka rahsianya. Semakin di tutup semakin terburai. Amat pelik. Pastinya atas kehendak Dia juga. Allah menghalang perbuatan jahat segelintir manusia laknat bagi menyelamatkan Melayu. Melayu dan Islam tak dapat dipisahkan. Melayu dan Islam bagaikan isi dengan kuku. Kini sudah kedengaran suara sumbang mahukan Melayu dipisahkan dari Islam. Semestinya ada penghasutnya. Buat masa ini Melayu masih selamat walaupun sedikit goyah. Malang nasib Melayu terjajah di Selatan Thai, Singapura dan Filipina. Manusia terlaknat adalah musuh Islam walaupun bergaya dan berketrampilan bagaikan ulama yang warak. Mereka ini berkerja untuk dunia dan pastinya mereka ini bertuan. Mereka akan terus mencuba walaupun beberpa kali telah gagal. Mereka menanti masa Melayu jadi semakin liberal (???) dan terserpih.

Sudut Pandang Lain Terkait Wabah Nan Merajalela

Tuan/ Nyonya/ Nona sekalian.. Kami yang awam ini bukan tak percaya adanya virus corona, jangankan virus yang masih se-alam, sama-sama alam fisika, malaikat dengan jin yang beda alam pun kami percaya, padahal alam mereka metafisika. Sehalus-halusnya virus masih ada mikroskop untuk meneliti, tapi jin dan malaikat belum ada alat untuk deteksi selain kemenyan dengan jampi-jampi.

Mempertanyakan kebenaran sejarah Ekspedisi Pamalayu versi Yamin

  *Mempertanyakan kebenaran sejarah Ekspedisi Pamalayu versi Yamin, sebagai penaklukan Sumatera oleh Singhasari* Situasi Dharmasraya di paruh kedua abad ke 13 : Tulang punggunng lerekonomian Kerajaan Dharmasraya sangat tergantung kepada aktifitas perdagangan disepanjang Jalur Sutra Maritum. Semenjak berdirinya di awal ke 12 menggantikan Kerajaan Sriwijaya dari Dinasti Sailendra, Dharmasraya, secara Politik adalah sekutu Cina dibawah Dinasti Song. Runtuhnya Dinasti Song akibat serbuan Mongol berarti malapetaka bagi Dharmasraya. Dinasti Yuan yang menggantikannya sepertinya lebih tertarik mengembangkan Jaringan Jalur Sutra Darat, semenjak ekspansi Gengiz Khan yang memang dikontrol langsung oleh berbagai Kerajaan pecahan Gengis Khan itu.

GASIANG TANGKURAK

Sumber Gambar: https://www.facebook.com Oleh: Sylvia Alena Seruni   Perdukunan bagi masyarakat minang lazim digunakan untuk metode pengobatan non-medis. [1] Misalnya ada dukun tulang untuk pengobatan patah tulang, dukun gigi, dukun beranak di masa lalu, jauh sebelum teknis perbidanan diperkenalkan. Atau kerapkali dikenal dengan sebutan pawang, seperti pawang hujan, pawang ular, pawang buaya dll. Dukun dan pawang keduanya meru juk pada orang-orang yang memiliki ilmu magis pada bidangnya masing-masing. [2]

Pagaruyuang & Para Kerabatnya

SAPIAH BALAHAN, KUDUANG KARATAN, KAPAK RADAI, dan TIMBANG PACAHAN KERAJAAN PAGARUYUNG MINANGKABAU. Kerajaan-kerajaan kecil yang mempunyai hubungan darah dan kekerabatan dengan Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Pagaruyung disebut sebagai " sapiah-balahan, kuduang-karatan, kapak-radai, dan timbang-pacahan " dari Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Pagaruyung. Dari sejarah yang sudah diteliti dan ditulis oleh para ahli mengemukakan bahwa selama tiga setengah abad Kerajaan Pagaruyung mengirimkan anak-anaknya untuk menjadi raja atau anak perempuannya untuk menjadi isteri raja di berbagai daerah dengan misi utama, yakni: Mengembangkan dan menyebarluaskan agama Islam di seluruh Nusantara , seperti di Pulau Sumatera, di Semenanjung Melayu, sampai ke Patani (Thailand Selatan), Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, kepulauan Maluku, bahkan sampai ke Sulu Mindanao, serta ke Nusa Tenggara, sekaligus mengikat tali kekerabatan dan persahabatan dengan kerajaan-kerajaan yang ada di wilayah tersebut.;...