Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2023

Daftar 14 Negara Menentang Resolusi PBB Jeda Kemanusiaan di Gaza, Ada Tetangga Indonesia

  NEW YORK, iNews.id - Majelis Umum PBB, Jumat (27/10/2023), mengesahkan resolusi menyerukan gencatan senjata untuk jeda kemanusiaan di Gaza. Resolusi juga mendesak akses bantuan ke Jalur Gaza serta perlindungan terhadap warga sipil.  Sebanyak 121 negara mendukung resolusi tersebut melawan 14 yang menolak. Sementara 44 negara lainnya abstain. Awalnya ada 120 negara yang mendukung dan 45 abstain, namun Irak mengubah sikap di bagian akhir pemungutan suara karena permasalahan teknis pada perangkat. Dengan demikian posisi akhir berubah menjadi 121 mendukung, 44 abstain, serta 14 menolak. Resolusi Majelis Umum PBB disahkan setelah Dewan Keamanan PBB gagal mengesahkan empat resolusi sejak perang Hamas-Israel pecah pada 7 Oktober lalu akibat penggunaan hak veto anggota-anggota tetap. Di antara 14 negara yang menentang resolusi jeda kemanusiaan adalah Israel dan Amerika Serikat. Ada pula negara tetangga Indonesia yakni Papua Nugini. Selebihnya adalah Austria, Kroasia, Czechia (Ceko),...

JALI JALI : TANAMAN YANG JADI JUDUL LAGU BETAWI & NAMA PULAU JAWA

  Pict: wikipedia Ini dia si Jali-jali, Lagunya enak lagunya enak merdu sekali, Bellah Rahma | Pasti tuan familiar dengan Lagu Betawi yang satu ini. Jali-jali atau jali, sebenarnya adalah nama tanaman. Nama lain jali-jali adalah hanjeli, hanyere dan juga jelai. Tanaman Jali/hanjeli/jelai ini diyakini berasal dari Asia Timur dan semenanjung Malaya. Kemudian menyebar ke seluruh dunia. Biji Jali-jali bisa dimakan sebagai sumber karbohidrat seperti beras. Di beberapa tempat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, & Bekasi (Jabodetabek) ada juga yang jual bubur Jali. Bahanya tentunya dari biji jali atau jelai ini. Tapi sudah sangat langka. Lalu, Pulau Jawa juga diberi nama, asalnya dari tanaman ini. Yang memberi nama Pulau Jawa itu adalah orang India. Bukan diberi nama oleh Orang Jawa seperti salah kaprah selama ini .

Kampar menurut Penggambaran Belanda pada 1867_Belanda

Pict:  FB Ireng Noviardi DE KAMPARLANDEN IN HET ALGEMEEN. Oorspronkelijk zijn 44 andikos (hoofden van huisgezinnen) uit Menangkabau  naar Kampar getrokken. Vier hunner waren de voornaamisten.  Die vier vestigden, zich: een in Kota Lawas; een in Moengkar; thans behoorende tot L Kota.  een in Mahi; een in. Moeara Takoes. Deze laatste voerde den galar van Datoe  di  Balei. De a n dere andikos vestigden zich afzonderlijk. Hun verblijfplaats werd genoemd een Kota, misschien omdat zij zich min of meer hadden versterkt. In sommige kotas waren twee andikos gevestigd. Zij werden genaamd "poetjock andiko" dat is de eerste andikos."   Wanneer onder hen geschillen ontstonden, werdeu die onderworpen aan Datoe di Balei, die te Mo e ara T ako e s als andiko gevestigd was. Daar dus alle zaken, waarop de maleische wet (Oendang) van toepassing was, daar zame u stroomden, werd Moeara Takoes bijgenaamd Telaga Ondang (meer der wet).

Kampar menurut Penggambaran Belanda pada 1867_Malay

  Pict: FB Ireng Noviardi NEGERI KAMPAR PADA UMUMNYA. Awalnya, sebanyak 44 andiko (kepala keluarga) pindah dari Menangkabau [1] ke Kampar. Empat dari mereka merupakan keluarga utama yang menetap di : - satu di Koto Laweh (sekarang Limo Puluah Koto) - satu di Mungka (sekarang Limo Puluah Koto) - satu di Mahek (sekarang Limo Puluah Koto) [2] - Satu masuk Muaro Takus. Yang terakhir (Muaro Takus) dipimpin oleh "Datuak di Balai". [3] Para Andiko lainnya menetap secara terpisah. Tempat tinggal mereka disebut Koto, mungkin karena mereka sedikit banyak membentengi diri mereka sendiri. Beberapa buah koto ditempati oleh dua andiko. Mereka disebut "Pucuak Andiko" yang artinya adalah "Andiko Pertama." Ketika terjadi perselisihan di antara mereka, permasalahan tersebut dibawa ke Datuak di Balai yang ditetapkan sebagai andiko di Muaro Takus untuk menyelesaikannya. Oleh karena semua permasalahan Hukum Melayu (undang) [4] ditetapkan disana maka Muara Takoes dijuluki d...

Siapakah Sir Henry Gurney yang sebenarnya?

  blogmystery | Banyak timbul isu yang berkaitan dengan sejarah negara. Jika dahulu dengan kekurangan media alternatif dan kejahilan Ummah, kita terima bulat-bulat apa yang diperkatakan di dalam Buku Tawarikh maupun Buku Sejarah. Tiada masa berfikir di luar kotak. Kini masa telah berubah. Anak-anak muda yang berjiwa panas, gelora, ingin tahu, berfikir di luar kotak mula mencari "sesuatu yang berkurangan" dalam pengkisahan sejarah negara. Sejarah adalah peristiwa lampau yang memberi pengajaran untuk generasi mendatang. Jika sejarah itu disonsangkan dan diselewengkan, kita bakal "di maki hamun" bahkan mungkin kubur kita bakal "di kencingkan" oleh generasi mendatang! Tahun 70an, buku Tawarikh(Sejarah) sekolah rendah ada menceritakan tentang Kamal Artatturk. Beliau digambarkan sebagai seorang yang membawa perubahan moden kepada Turki. [1]

SIAPAKAH SIR HENRY GURNEY DI MALAYSIA DAN PALESTIN?

  Pict: cilisos.com FB Pemuda PAS Malaysia - Anda mesti pernah dengan nama Henry Gurney kan? Ya, General British yang namanya diabadikan kepada sekolah pemulihan tu. Nama sebenarnya agak panjang, iaitu Sir Henry Lovell Goldsworthy Gurney (SHG). Kononya dia adalah pahlawan yang disanjung kerana melawan komunis. Mungkin kali ini kita kena ubah mindset sikit. Untun pengetahuan anda, walaupun SHG ni terkenal di Malaysia, dan mati di sini, dia sebenarnya mempunyai kaitan dengan perisitiwa di Palestine. Dia telah dibunuh di Bukit Fraser semasa Darurat Tanah Melayu 6 Oktober 1951. Sir Henry Gurney merupakan seorang pegawai tentera yang terlibat dengan gerakan penjajahan oleh British. Salah satu jawatan yang telah dia pegang adalah Ketua Pesuruhjaya Palestine 1946-1948.

Sir Henry Gurney; Wakil Inggris di Palestina

  Pict: alchetron.com FB Taqiuddin Tabarani - Terkini, terbongkar satu lagi penyelewengan sejarah. Kisah Sir Henry Gurney. Pesuruhjaya British ( jawatan macam PM) di Tanah Melayu tahun 1948 hingga 1951. Digambarkan dalam Buku Teks Sejarah Tingkatan 3, beliau seorang yang berjaya mengekang pengaruh komunis di Tanah Melayu. Jasanya besar untuk Tanah Melayu kononnya. Akhirnya beliau dibunuh oleh Partai Komunis Malaya (PKM) semasa dalam perjalanan ke Bukit Frasier. Ramai tidak menyedari perlantikan Sir Henry Gurney sebagai Pesuruhjaya British ke sini kerana kerjanya yang hebat di Filistin (Palestina) selama 2 tahun (1946-1948). Henry Gurney merupakan pentadbir BRITIsh di Filistin.

Thomas Stamford Raffles_Perjalanan ke Pedalaman Sumatera (Hal. 420 - 427)_English

Journey int the interior of Sumatera (420 - 427) only wanted stones, and they preferred carrying their baskets empty, so they threw away what he gave them, and filled them up at the end of the day's journey, and they were sure they had given him more than he collected. "But to proceed on our journey, We were now in a country abounding with metals" iron are of various kinds lay in our path, and it was not long before we were to be in the vicinity of the gold mines. "We left Simawang at half-an-hour before seven, and reached Suruasa, the second city of the Menangkabau country, and in the immediate vicinity of Pageruyong, about one o'clock, the road nearly the whole way lying over a range of low primitive hills, and the distance about twelve miles. After descending the hill of Simawang, we crossed the river by a most romantie hanging bridge, which [...] in a very nerveous manner as we passed one by one. We sson came into a country enterirely primitive, ...

Thomas Stamford Raffles_Perjalanan ke Pedalaman Sumatera (Hal. 420 - 427)_Malay

Perjalanan ke Pedalaman Sumatera (Hal. 420 - 427) .... hanya menginginkan batu, dan mereka lebih suka membawa keranjang mereka dalam keadaan kosong, sehingga mereka membuang apa yang diberikannya kepada mereka, dan mengisinya di akhir perjalanan, dan mereka yakin bahwa mereka telah memberikan lebih banyak daripada yang dikumpulkannya. "Tetapi untuk melanjutkan perjalanan kami, Kami sekarang berada di sebuah negeri yang berlimpah dengan logam" besi dari berbagai jenis terhampar di jalan kami, dan tidak lama lagi kami akan berada di sekitar tambang emas. "Kami meninggalkan Simawang setengah jam sebelum pukul tujuh, dan sampai di Suruasa (Peny. Saruaso), kota kedua di negeri Menangkabau, dan di sekitar Pageruyong (Peny. Pagaruyuang), sekitar pukul satu, jalan yang kami lalui hampir sepanjang jalan terbentang di atas bukit-bukit rendah yang masih primitif, dengan jarak sekitar dua belas mil. Setelah menuruni bukit Simawang, kami menyeberangi sungai melalui jem...

Kenapa Terbalik

Oleh: Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa (Ketua MUI Sumbar) Pengalaman berkecimpung dalam dua komunitas  FB Buya GUsrizal Gazahar - Yang pertama diisi oleh orang-orang yang bertabur gelar, mulai dari gelar kesarjanaan sampai gelar keulamaan. Anehnya, yang didapati adalah perseteruan dalam perebutan jabatan dan kekuasaan. Ganjal-mengganjal dan tungkai-menungkai seperti suatu pertunjukan kecerdasan dan kecerdikan. Yang kedia diisi oleh orang-orang yang tak peduli dengan gelar dan himbauan. Menakjubkan, mereka sibuk berlomba berkarya untuk umat dan tak peduli dengan pangkat dan kekuasaan. Bahkan ketika ada yang menawarkan bangunan siap jadi (terima kunci sahaja) kepada saya. Orang-orang itu berkata "Biarlah kita bangun bersama walaupun dengan sedikit demi sedikit kelebihan rezki dari Allah S.W.T, agar semua kami bisa membantu dakwah buya dan kami juga meresa memilikinya bersama"

Jawaban bagi SEPILIS pembenci Islam

Pict: IG Hasyim Mahmuda IG Hasyim Mahmuda  - Suatu ketika, seorang bertanya kepada Dr. Muhammad Imarah (pemikir Islam Kontemporer Mesir) dengan pertanyaan yang mengejek dan mengolok "Saya dengan, tuan ingin sekali Syari'ah Islam ini diterapkan, apakah tuan ingin membawa kami mundur ke belakang?"  Mendapat pertanyaan bernada melecehkan itu, beliaupun menjawan dengan balik bertanya "Ke belakang yang mana maksud tuan? Apakah ke belakang yang tuan maksudkan adalah 100 tahun yang lampau, saat Islam menguasai separuh dunia selama 500 tahun? "Atau maksud tuan lebih jauh lagi ke belakang sat dimana Dinasti Mamalik (Mamluk) menyelamatkan dunia dari ganasnya serbuan Mongol dan Tartar ? Atau lebih jauh lagi ke belakang saat Kekhalifahan Daulah Abbasiyah menguasai separuh dunia?

Seberapa Luas Israel Merampas Tanah Palestina

  kumparan | Upaya Israel untuk menduduki tanah Palestina terus berlangsung. Bahkan, pada 2021 Israel berencana menggusur pemukiman warga Arab-Palestina di Sheikh Jarrah, Yerusalem. Menurut data dari AUPHR dan PCBS yang dituangkan pada infografik di atas, pada 1946 Palestina masih menguasai wilayah hingga 94% sedangkan Israel hanya memiliki 6% wilayah Palestina-Israel.

Arsip Belanda Tentang Pulau Rempang 1642

Pict: Rudi PratChai at FGB Pagaruyung De Orang Benoea's of Wilden or Malakka, in 1642   In de "Beschrijving van een gedeelte de residentie Riouw" opgenomen in het "Tijdschrift voor Indische taal, land, en volkenkunde", Deel II, pagg.135, las ik niet zonder belangstelling hetgeen daarin wordt gevonden over de Orang Benoea's, die in de binnenlanden van het eiland Rempang otnzweven. Daarin wordt ook gewezen op hunne overeen  komst met die, welke in Djohor zich ophouden, volgens een stuk hen betreffende en voorkomende in het "Journal of the Indian Archipelago", 1849, No.5, zoo mede in Newbold's "Account of Malacca" Ik twijfel niet, of het zal de belangstelling der lezer van deze "Bijdragen" opwekken, door hen mede te deelen, dat dit menschenras in 1642 aan onze landgenooten voor het eert is bekend geworden. In de Memorie, door den eersten Gonverneur van Malakka, Johan van Twist, bij de overgave van zijn bestuur aan Jeremias van ...

Gaza Membara: Perang Israel vs Hamas Makin Panas

  tvone | Pemerintah dan militer Israel sudah bertahun-tahun melancarkan pengawasan ketat terhadap warga Palestina. Mereka bahkan membunuhi orang-orang yang baru diduga akan melakukan serangan. Terkait hal itu, serangan besar-besaran kelompok Hamas pada Sabtu (8/10/2023), semacam jadi aib bagi intelijen Israel. Hamas melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Israel pada hari Sabtu (7/10/2023). Hamas menembakkan ribuan roket dari Jalur Gaza ke Israel, sementara puluhan pejuang menyusup ke perbatasan yang dibentengi dengan ketat di beberapa lokasi melalui udara, darat, dan laut. Serangan ini mengejutkan Israel dan merupakan "kegagalan bersejarah" bagi badan intelijen Israel.

Babak Baru Jihad Hamas

Pada Sabtu (7/10/23) Hamas melakukan serangan ke Israel, yang menjadi sasaran ialah festival musik yang bertajuk "Supernova Sukkot Gathering" yang digelar pada 6 & 7 Oktober 2023. Dalam serangan yang berlangsung 4 hingga 5 jam tersebut menewaskan 260 orang dan beberapa orang disandera.  Seperti yang telah dapat diduga, Israel membalas serangan tersebut dengan serangan udara yang memborbadir Jalur Gaza dengan target 120 sasaran Hamas pada hari yang sama. Rumah Sakit Indonesia yang berada disana juga menjadi sasaran serangan penjajah Zionis tersebut, satu orang tenaga medis bernama Abu Ramzi syahid dalam serangan Zionis tersebut. Benjamin Netanyahu yang saat ini menjadi Perdana Mentri langsung menyatakan negaranya dalam keadaan perang.  Israel memainkan peran lebay  yang sangat baik sebagai negara teraniaya dan korban dari teroris dimata Dunia Barat. Beberapa pemimpin Barat telah menyatakan dukungan dan sebaliknya kutukan kepada Hamas yang mereka juluki sebagai teroris...

Mental War[2]: Para Haji & Para Tuanku yang Dituduh Wahabi

  Pict: Minang Lamo “Misi Belanda jelas, bagaimana adat dan agama Islam dipertentangkan dan bermusuhan. Belanda tahu bahwa kekuatan Minangkabau terletak pada prinsip adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah,” bakaba.co | Pemutar-balikkan fakta dilakukan terhadap tiga tokoh  ulama Minangkabau  yakni Haji Miskin, Haji Sumaniak dan Haji Piobang. Selain tiga haji tersebut, para ulama atau tuanku lain juga dituduh sebagai penganut ajaran Wahabiyah oleh penulis asing dan kolonial Belanda “Sampai sekarang cap  Wahabi  terhadap ketiga ulama Minangkabau tersebut tidak mudah menghapusnya dari buku-buku dan ingatan kolektif masyarakat, termasuk di Minang. Sebab demikian gencarnya opini yang dibuat Belanda,” kata H. Asbir Dt. Rajo Mangkuto dalam wawancara dengan  bakaba.co Pada zaman Belanda, tahun 1850 diterbitkan majalah bernama  ‘ Tijdschrif voor Nederlandsch Indie ‘ [1]  (Jurnal Hindia Timur). Majalah itu gencar menulis sejarah Indonesia dan Minang...

Mental War[1]: Belanda Sesatkan Sejarah Masuknya Islam ke Minang

  Pict: inews.sumbar Masuknya Islam ke Minang Bakaba.co - Salah satu etnis yang memiliki adat dan budaya khas di bumi nusantara, selalu di bawah sasaran untuk dilemahkan adalah Minangkabau. Bahkan pemutar-balikkan sejarah dan fakta tentang Minangkabau dan adatnya sampai sekarang masih terus berlangsung.  “Pelemahan bahkan upaya menghilangkan eksistensi  Minangkabau dan Adatnya  dilakukan dengan berbagai cara oleh Belanda maupun antek-anteknya. Sampai sekarang”. Hal itu ditegaskan Asbir Dt. Rajo Mangkuto dalam perbincangan dengan  bakaba.co   Pada zaman Belanda, tahun 1850 kata Asbir, diterbitkan majalah bernama  ‘Tijdschrif voor Nederlandsch Indi’ [1]  (Majalah untuk Hindia Belanda). Majalah tersebut sangat gencar menulis sejarah Indonesia dan Minangkabau. Tulisan yang disebarkan majalah itu memutar-balikkan fakta dan sejarah Minangkabau. Tulisan itu dijadikan bahan rujukan sejarah dan diajarkan di sekolah-sekolah pemerintah Belanda. Sejarah yang...

Tanjung Menanti, Negeri Sembilan

  Gambar: ekstasicinta FB Rangkuti - Kampung halaman / Nagori [1] leluhur dari Sutan Sumanik dan Johan Kabesaran, dua orang kakak beradik keluarga Tuan Makhudum di Sumanik, Luhak Nan Tuo, Luhak Tanah Datar, beserta rombongannya yang hijrah ketanah Semenanjung Medini, pada abad ke 14 m. Rombongan beliau menapak di Rembau, selanjutnya meneruka sebuah pemukiman disana, yang mereka beri pemukiman baru itu dengan nama kampung Tanjung Alam. [2] Sekarang kampung Tanjung Alam itu berganti nama dengan Kampung Gunung Pasir.

Tidak Ada Abangan; Islam Melayu, Islam Kaffah

  Pict: Adin Joel Ulil Tanjung (Quora) - Orang Minang itu egaliter, mandiri dalam berpikir maupun bersikap. Puak Melayu lainnya mungkin tunduk pada Sultannya, tapi di orang Melayu di Minangkabau beda. [1] Demokratis. Datuk dan Penghulu dapat memberi masukan ataupun sanggahan jika Sultan berbuat sesuatu yang melanggar adat dan agama, tentunya dalam pertemuan resmi di Balai [Rung] adat dan dengan cara yang elegan (berpetatah-petitih) penuh bahasa yang santun. [2] Ada 3 raja penting di Minangkabau selain raja-raja di rantau. Disebut Rajo Tigo Selo (Rajo Alam (Yang Dipertuan Agung di Pagaruyung), Rajo Adat di Lintau Buo, dan Rajo Ibadat di Sumpur Kudus. Ketiga raja ini berkuasa atas segenap luhak dan rantau. Di Minangkabau ada petatah berbunyi; Didahulukan salakangkah, ditinggikan sarantiang  (Pemimpin hanya seranting ditinggikan, selangkah didahulukan). Beda dengan adat orang beraja di Jawa atau beberap Negeri Melayu yang menganut Adat Temenggung, dimana menjadikan Sultan seba...

Sang Pengkhianat Pertama: Teuku Nek Raja Muda Seutia Meuraksa

  Pict: Tengku Puteh TEUKU NEK MEURAKSA ORANG ACEH BERSAHABAT DENGAN BELANDA FB Rahman - Ule Balang Meuraksa Teuku Nek Raja Muda Seutia dan teuku lampaseh. Ulee balang inilah yang pertama sekali menyerah dan bersahabat dengan Belanda. Akibatnya Belanda bisa merebut istana sultan. Perang Aceh meletus tahun 1873 dimana Belanda dapat melabuhkan kapal di Pantai Cermin, Ulee Lheue. Hal ini dapat terjadi berkat bantuan seorang uleebalang di wilayah Meuraksa yang menguasai Ulee Lheue bernama Teuku Nek Raja Muda Seutia Meuraksa.

Bugis, Tanah Semenanjung, Dan Islamisasi Jazirah Melayu Sebelah Timur

  Pict: Sultan in Indonesia FB Ayyik - Misteri Lamaddusalat leluhur Yang Di Pertuan Muda di Tanah Melayu. Berawal dari Silsilah di Tanah Melayu, La Tendriupik beranakkan Randreng ri Taluk Tendreng beranakkan La Maddusalat, syahdan Raja La Maddusalat inilah awal Raja-raja Bugis yang mula-mula masuk agama Islam. (La Maddusalat = La Maddusila to Sengngeng) To Pasaungi di turunkan sebagai Arung Matowa Wajo, tapi dua tahun kemudian berpisah. Setelah tiga tahun La Pakallongi To Ali bertengkar dengan saudaranya La Maddusila To Sengngeng, keputusan akhir La Maddusila To Sengngeng harus meninggalkan Wajo dan harta miliknya di rampas. Ketika La Mappaenre To Allengngeng dan To Melle (mungkin Ranreng Tuwa dan Arung Bettempola) menanyakan ke Karaeng Matoaya Raja Tallo, apakah anak La Maddusila To Senggeng juga harus menanggung akibatnya, Karaeng Matoaya memutuskan bahwa mereka harus bebas, karena mereka tidak seperti ayahnya. Mereka di izinkan menyimpan harta tetapi mereka kehilangan warisan. ...

Puak Minang di Alam Melayu

  Pict: Quora ●KENAPA ORANG MINANG ADA MENGAKU MELAYU DAN ADA TAK MENGAKU MELAYU ?● FB Bagindo Syam Minangkabawi - Orang non minang Banyak yang bingung tentang orang-orang Minangkabau, yang sebanarnya Melayu atau tidak? karna orang Minangkabau sendiri ada yang mengakui Minang itu adalah Melayu, dan ada yang menolak Minang itu bukan Melayu. Karena dua alsan itu sebenarnya sama dalam satu percakapan. tapi bisa juga tidak sama dalam percakapan yang lain. Ini yang sering bikin keracuan dan salah menafsirkan bagi orang non berdarah Minang, [1] karena mereka bingung. Orang Minang mengaku Melayu tapi kadang tak mau akui sebagai Melayu. saya yakin orang non Minang banyak yang bingung, karena yang inbox sayapun ada yang bertanya "MINANG ITU ANEH,, KADANG MELAYU KADANG NGGAK GIMANA NARASI ANDA NI??" Jika dilihat dalam tatanan adat istiadat Minangkabau, Adat Minangkabau mempunyai salah satu sukunya bernama Malayu , dan Suku Malayu ini merupakan salah satu dari suku-suku yang ada di Mi...

Adat & Syari'at di Kepulauan Maluku

  Pict: makassar.kompas Falsafah Hidup Orang Maluku dan Maluku Utara Oleh: Muhammad Kashai Ramadhani Pelupessy FB Edi Kurniawan - Jafar Sadiq, tercatat dalam hikayat Naidah, sebagai orang Arab pertama yang berkunjung ke Ternate Maluku Utara. Dia disebut-sebut sebagai bapak dari empat kesultanan yang ada di Maluku Utara yakni Ternate, Tidore, Bacan dan Jailolo. Masyarakat Ternate dan sekitarnya meyakini bahwa Jafar Sadiq dulunya nikah dengan bidadari asal kahyangan. Dari perkawinan mereka lahir 4 saudara laki-laki dan 4 saudara perempuan. Keempat saudara laki-laki inilah yang akan menjadi pemimpin (sultan) di Maluku Utara. Sampai detik ini, belum ada penelusuran sejarah yang jelas, terkait siapa sebenarnya Jafar Sadiq. Ada yang mengatakan dia dari Arab, Persi, atau Yaman, tapi adapula yang berpendapat bahwa dia di utus oleh kekhalifahan Abbasyiah untuk menyiarkan agama Islam ke wilayah timur Indonesia. Hal ini mengingatkan saya pada fase pertama di kirimnya para ulama dari Abbas...

Kisah Rumah Sakit Babtis di Bukit Tinggi

  Pict: dakwah.post Sidang Tengah Malam Melawan Baptis Oleh: Tan Kabasaran (Mantan Pengawal Pak Natsir di Hutan dan Tokoh Masyumi Sumatra Barat) FB Intelektual Minang Dalam Tigo Tungku Sajarangan  | Ada kenangan yang membuat saya tak pernah tidur terkait dengan Buya Natsir. Saat itu rencana orang Kristen untuk mendirikan Rumah Sakit Baptis hampir saja terwujud. Mereka telah berjuang sejak tahun 1962 dan hampir mendapatkan tanah setahun kemudian. Awalnya, mereka mencari tanah dekat Ateh Tambuo Bukittinggi, mereka telah melakukan pendekatan dan hampir dapat membeli tanah itu. Tapi Allah SWT berkehendak lain, rencana jangka panjang mereka dengan RS Baptis itu “bocor” keluar. Saya berhasil mendapatkan anggaran dasar mereka melalui seorang kader yang menyamar dan melamar sebagai tukang kayu pada mereka. Kader ini berhasil mendapatkan anggaran dasar mereka. Betapa terkejutnya saya membaca AD RS Baptis itu. Ada satu pasal yang tegas berbunyi: “bahwa usaha Rumah Sakit Baptis dan sosia...

Islam dan Budaya Lokal, Minangkabau Modern

Pict: TRavel.Detik Oleh: Prof. Dr. Mestika Zed repository.unp  - BAHAYA terbesar bagi suatu format budaya [adat] Minangkabau hari ini ialah jika ia ditimpa anakronisme . [1] Anakronisme dalam arti keliru dalam menempatkan warisan nenek moyang itu dalam konteks kekinian. Suatu solusi masalah yang pada mulanya cemerlang, kerap kali — seiring dengan berjalannya waktu — menjadi bumerang yang memakan tuannya sendiri. Mengapa demikian? Jawabnya ialah karena zaman terus berubah dan gejala sosial tak matematis. Masyarakat bukanlah robot-robot. Masyarakat selalu reflektif. Ia memiliki daya yang senantiasa aktif menilai. Dalam budaya Minangkabau, daya menilai itu ada dalam konsep rasa [raso] dan periksa [pareso].  “Rasa dibawa naik, periksa dibawa turun”.  [ Raso dibao naiak, pareso dibao turun ] Rasa adalah pengalaman batin yang tercerap dari kenyataan hidup sehari-hari, sementara “periksa” adalah kalkulasi rasional dalam menimbang dan mengambil keputusan terhadap pilihan-pilihan...

Adat Temenggung & Adat Parpatih di Alam Melayu

  Pict: kompasiana Adat Katumangguangan Berasal dari filosofi yang dirumuskan oleh Dt. Katumangguangan, filosofi ini mencakup Hukum Tata Negara, Hukum Pidana, Hukum Perdata, serta hukum-hukum lainnya yang berkaitan dengan setiap sendi kehidupan (sosial, budaya, politik, etika, dan hukum). Adapun penjabarannya kurang lebih seperti yang tertera di bawah ini: Adat Temenggung (عادت تمڠڬوڠ)  atau disebut juga sebagai  Lareh Koto Piliang  merupakan  undang-undang adat   Minangkabau  yang diamalkan di  Negeri-Negeri Melayu  (pada asalnya bermula daripada Kesultanan Melayu Melaka sebelum diwarisi turun temurun oleh negeri-negeri Melayu yang lain) kecuali Negeri Sembilan yang mengamalkan  Adat Perpatih . Adat ini diasaskan oleh  Datuk Ketemenggungan  (abang tiri kepada Datuk Perpatih Nan Sebatang yang mengasaskan Adat Perpatih) yang berasal dari Sumatera.