Langsung ke konten utama

Postingan

  Bahasa Jawi FB Shirao Nizame  | Apa kata sarjana tentang BAHASA JAWI? ​بهاس جاوي ​YM Tan Sri Profesor Syed Naquib al-Attas (Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu) ​"Bilamana bahasa Melayu dimaksudkan dalam tulisan-tulisan itu maka terdapat di situ istilah 'Bahasa Jawi'. Kita tahu bahawa istilah Jawi itu adalah nama gelaran orang Arab terhadap seluruh bangsa-bangsa penduduk daerah Kepulauan ini, akan tetapi bagaimanapun sangatlah berkesimpulan bagi pengkajian kita mengenai masalah sejarah bahasa Melayu bahawa orang Melayu sendiri menamakan bahasanya bahasa Jawi, meskipun istilah Jawi itu sebenarnya digunakan oleh mereka khusus bagi menamakan tulisan Arab-Melayu—seolah-olah orang Melayu kala itu menamakan bahasanya berdasarkan tulisannya." ​Za'ba (Bahasa Melayu: Kelebihannya dan Kekurangannya) ​"Baik untuk bahasa cakap dan bahasa surat, bangsa Melayu mempunyai cara tersendiri untuk menamakan bahasanya sendiri. Mithalnya untuk bahasa cakap, jika seseorang ...

Belajar dari Kegigihan Propaganda Israel

  FB Anshari Taslim | Bagaimana tidak, lihatlah akun-akun seperti Avichay, Edy Cohen, Kapten Ela sang betina murtad. Mereka dengan penuh percaya diri tetap posting propaganda, meski 99 % isi komentar di akun mereka adalah mencaci maki mereka. Tapi mereka tidak peduli, mereka anggap semua angin lalu dan terus saja mempropagandakan kepentingan mereka. Lihat pula bagaimana pemerintah Israel saat ini playing victim bahkan melaporkan Iran ke PBB karena telah menyerang perkampungan sipil. Sudah ribuan warga sipil Israel tewas dan ratusan ribu mengungsi, keadaan Israel saat ini benar-benar parah, mereka tak pernah menyangka itu terjadi pada mereka sejak kemenangan mereka di Youm Kippur mereka sudah yakin tak ada lagi ancaman bagi mereka di Kawasan Arab. Pemerintah dengan percaya diri memperopgandakan mereka terzalimi, padahal mereka tahu dan sadar betul mereka telah melakukan hal yang sama di Gazza. Itulah kegigihan para pembela kebatilan dalam membela kebatilannya. Para pengaku Sunni p...

Keadaan Psikologi Orang Minang Pasca PRRI

Taufik Abdullah: Pasca PRRI, Orang Minang Seperti Kehilangan Sesuatu pada Dirinya IG Rundiang.ID | Narasi pengantar dari Sejarawan Taufik Abdullah di buku Audrey Kahin cukup mengobati rasa penasaran untuk memotret memori kelam Sumatra Barat pasca-pergolakan PRRI, sebuah periode di mana represi negara mengubah wajah ”Alam Minangkabau”. Kepulangan Taufik Abdullah pada 1961 menyingkap suasana yang mencekam; ada ketakutan yang terpancar dari bahasa tubuh warga akibat penertiban (policing) yang ketat oleh aparat pusat. Fenomena ini tentu saja menciptakan hegemoni Jakarta yang memaksa masyarakat lokal melakukan asimilasi paksa terhadap narasi politik nasional demi bertahan hidup, bahkan dalam banyak catatan perubahan nama orang-orang Minang yang cenderung merujuk pada nama-nama Minang banyak berubah karena ketakutan, tentu saja ini luka kolektif yang mengakar. ---------- Dalam buku Audrey Kahin yang berjudul, "Dari Pemberontakan Ke Integrasi Sumatra Barat dan Politik Indonesia 1926-199...

Riwayat Singkat Angku Yus Dt. Parpatiah

Ig @rumahkayupustaka | Yusbir “Yus” Datuak Parpatiah (7 April 1939 – 28 Maret 2026) adalah budayawan Minangkabau. Ia terkenal dalam upaya pelestarian budaya Minangkabau lewat karyanya dalam bentuk kaset pada dekade 80-an hingga 90-an. Saat ini, ia mengedarkan rekamannya dalam format video yang tersedia dalam bentuk VCD. Yus Datuak Parpatiah terlahir dengan nama Yusbir dari pasangan Abdul Jalil dan Syafiyah di Nagari Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat.   ------- Hari patang mantari turun, awan di barat merah sago, malam nan indak lamo lai. O... nak kanduang sibirang tulang, buah hati limpo bakuruang, ubek jariah palarai damam, sidingin tampa di kapalo. Kamari-mari molah duduak, ado rundiang ayah Sampaikan. Yusbir "Yus" Datuak Parpatiah (7 April 1939 – 28 Maret 2026)  adalah budayawan Minangkabau. Beliau terkenal dalam upaya pelestarian adat Minangkabau lewat karyanya dalam bentuk kaset rekaman pada dekade 80-an hingga 90-an. Saat ini, beliau mengedarkan rekamannya dalam form...

Angku Yus Dt. Parpatiah Berpulang

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. IG bukittinggipressclub | Telah berpulang ke Rahmatullah urang tuo, inyiak/angku kito, Maestro Minangkabau, Tokoh Adat Alam Minangkabau, Angku Yusbir Datuak Parapatiah, di Rumah Tuo Suku Sikumbang, Jorong Nagari, Kanagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu, 9 Syawal 1447 H/ 28 Maret 2026, pukul 16.30 WIB. Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah dan ditempatkan yang terbaik. Diampuni segala dosa-dosanya dan diterima amal ibadahnya. Aamiin Yaa Rabbal Aalamin. Insya Allah jenazah Almarhum akan dimakamkan di Sungai Batang, Almarhum dikebumikan besok Minggu pagi (29/3/2026) di Dekat Masjid Syekh Muhammad Amrullah, Jorong Nagari, Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. ====== IG rundiang.id | Kepergian Angku Yus Datuak Parpatiah Guguak bukan sekadar duka, tapi adalah jeda sunyi dalam denyut kebudayaan Minangkabau. Gurindam, pituah, dan petatah-petitih yang ia waris...

Dukungan Palestina untuk Indonesia '45

  FB Postingan Teknologi & Strategi | Baca sejarah biar tidak seperti yang diusir oleh Aiman Witjaksono...Mohamed Ali Eltahe, Pahlawan dari Palestina yang Tak Pernah ke Indonesia, Rela Kuras Hartanya demi Kemerdekaan Republik Rabu, 11-03-2026 TSM-Banyak cara menuju kemerdekaan Indonesia, dari mengangkat senjata juga diplomasi di forum internasional. Soekarno dan Mohammad Hatta telah memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, namun perjuangan belum selesai masih butuh pengakuan dari dunia internasional. Indonesia membutuhkan dana besar untuk mengirim diplomat ke berbagai negara agar kemerdekaan diakui dunia sementara kas negara saat itu kosong. Di tengah kebuntuan para diplomat Indonesia di kawasan Timur Tengah, hadir sosok dermawan asal Palestina, bernama Muhammad Ali Taher. la bersimpati pada perjuangan Indonesia dan rela mencairkan seluruh tabungannya di bank demi membantu misi diplomatik tersebut. Bahkan ketika hendak dibuatkan tanda terima...