Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Sultan Siak Melarang Menjual Tanah

MAJALAH ABOEAN GOEROE-GOEROE (EDISI MARET-APRIL 1929) MEMAPARKAN KEBIJAKSANAAN ALMARHUM AS-SYED AL-SHARIFF AL-SULTAN KASSIM (II) Artikel ini diiterbitkan di Majalah Aboean Goeroe-Goeroe, Edisi Maret-April 1929, Fort de Kock (sekarang dikenali sebagai Bukittinggi). Ia mengandungi pemerhatian dan pandangan terhadap ekonomi di dalam dan luar negara. Di dalam edisi ini, kebijaksanaan Almarhum As-Syed Al-Shariff Al-Sultan Kassim (II) Abdul Jalil Saifuddin terserlah dalam menangani masalah tanah-tanah kerajaan yang tergadai.

INILAH KISAH AKHIR ZAMAN YANG SEDANG KITA HARUNGI :

Picture: Sound Cloud   INILAH KISAH AKHIR ZAMAN YANG SEDANG KITA HARUNGI : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ #FazlinaZahari 4 November 2020 Kebanyakan orang tidak nampak "Rancangan Induk Agung Dajjal". Berikut Adalah intipati dari kuliah "Sheikh Imran Hossein" agar kita faham apa yang sedang berlaku dan terjadi. Peralihan Kuasa Dunia sedang berlaku. Tatap dan bacalah dengan hati yang terbuka! Semoga ALLAH swt memberi kita Taufiq & Hidayah agar kita dapat melihat segala-galanya supaya kita boleh bertindak dengan betul.   TIGA FASA DAJJAL : Kita hidup dalam suasana yang amat mengelirukan dan tiada kepastian. Era kita adalah era berita-berita palsu dan ditambah pula dengan cara bertutur dan bertindak yang tidak berADAB. Apakah realiti hari ini dan rentetan sejarahnya? Iya, ada.

SEJARAH HIJRAHNYA PETUAN GADIS NAN HALUS PUTI RENO SORI

Foto: Wikipedia   BAB VIII SEJARAH HIJRAHNYA PETUAN GADIS NAN HALUS PUTI RENO SORI   A PENYERAHAN KEKUASAAN RANTAU SINGINGI DARI DATUK BANDARO KE 10  (DATUK  KHALIFAH KE 8 )  KEPADA PETUAN GADIS NAN HALUS PUTI RENO SARI   Yang Dipertuan Gadis Puti Reno Sori  atau biasa juga dipanggil  Yang Dipertuan Gadis Nan Halus   (Tuan Gadih Pagaruyung XII)  adalah adik kandung dari Raja Alam Pagaruyung  Yang Dipertuan Sultan Tangkal Alam Bagagarsyah  atau juga dikenal dengan  Yang Dipertuan Hitam.   Ia menikah dengan seorang laki-laki bernama  Abdul Jalil  yang juga merupakan kemenakan ayahnya yang bernama  Yang Dipertuan Patah . Pada masa berkobarnya perang Padri ( 1803 - 1838  M) dibumi Minangkabau antara  kelompok  ulama  atau  Kaum Padri  dengan  Kaum Adat , membuat  Yang Dipertuan Gadis Puti Reno Sori dan suaminya harus mengungsi dan menyelamatkan diri ke Sum...

LABEL BATAK DAN MELAYU

Foto: Swastika Advertising Belajar sejarah itu ibarat bermain puzzle, memverifikasi fakta penggalan yang satu dengan penggalan lainnya, dari sejumlah literatur, arsip, kronik dan lain lain.Kemudian kita analisis keabsahannya, lalu kita interpretasi menjadi sebuah narasi tulisan sejarah dalam bentuk yang logis, diterima kebenaran objektifnya oleh akal pikiran kita. Belajarlah dan pelajari sejarah itu pada ahlinya supaya kita tidak sesat. Jangan belajar sejarah pada mithos dan rekayasa, pasti sesat dan suatu saat akan terbongkar. Jangan hanya membaca dan mengelaborasi dua tiga literatur anda sudah berpretensi menjadi seorang sejarawan, tanpa memahami metode dan metodelogisnya. DR. Daniel Peret berkebangsan Prancis dari Paris dalam desertasinya menganalisis ; orang Melayu di pesisir Sumatera Timur menganggap dirinya berbudaya. Sebaliknya semua non Melayu dipandang sebagai orang tidak berpengetahuan, berprilaku kasar bahkan kanibal, dan diberi label Batak.

|| KEDERMAWANAN DAMASKUS DALAM CATATAN PARA PENGEMBARA MUSLIM ||

Keberhasilan umat Islam membangun dan mengembangkan kota yang maju bukan hanya terekam di Kairo. Damaskus adalah kota lain yang menyimpan jejak serupa. Waktu mencapai Damaskus, cendekiawan Muslim yang juga seorang pelancong dari Maroko, Ibnu Batutta, mengungkapkan bahwa ia terpana dengan banyaknya lembaga amal. Karena sangat berlimpahnya, ia mengaku sangat sulit menghitung jumlah lembaga amal itu. Ia mencontohkan, ada lembaga amal yang khusus memberi tunjangan kepada mereka yang tak mampu menunaikan ibadah haji ke Makkah. Juga ada santunan bagi gadis-gadis miskin guna melangsungkan pernikahan. Selain itu, terdapat lembaga amal yang khusus membiayai pemeliharaan jalan.

Pisau Sirauik

  Pisau Sirauik panjang ulu Paukia surau di baranggan Basaba dilauiklah dahulu Samaso pulau balarangan [Pepatah Minang]

Soekarno di Masa Krisis PDRI

   Oleh : Mestika Zed* BULAN-bulan terakhir tahun 1948 adalah saat terberat dalam perjuangan kemerdekaan  Republik   Indonesia . Bukan saja karena Republik yang masih usia balita itu harus menghadapi musuh di depan Belanda-tetapi juga ditusuk dari belakang oleh anak-bangsa sendiri, yaitu kelompok komunis (PKI) pimpinan Muso yang mendalangi peristiwa (kudeta) Madiun pada pertengahan  September  1948. Klimaksnya ialah terjadinya serangan (agresi) militer Belanda kedua pada 19 Desember 1948. Akibatnya nyaris fatal. Ibu kota Republik, Yogyakarta, diduduki Belanda, Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta beserta sejumlah menteri yang berada di ibu kota ditangkap. Sejak itu Belanda menganggap Republik sudah tamat riwayatnya.Akan tetapi, kemenangan militernya itu hanya bersifat sementara. Walaupun ibu kota Yogya jatuh ke tangan Belanda dan Presiden Soekarno serta Wakil Presiden Hatta dengan sejumlah menteri dapat ditawannya, nyatanya Republik tidak per...

Surat Raja Pagaruyung ke Belanda

  Siapa yang tidak mengenal suku Minangkabau? Suku Minangkabau merupakan salah satu suku yang terkenal dengan cerita rakyatnya yang begitu melegenda di seluruh tanah air. Suku Minangkabau berada di Provinsi Sumatera Barat. Sumatera Barat adalah salah satu Propinsi yang terletak di sepanjang pesisir pulau Sumatera. [1] Nama Minangkabau sendiri berasal dari kata manang yang berarti menang dan kabau yang berarti kerbau. Kisahnya berawal pada saat kerajaan Pagaruyung yang dipimpin raja Adityawarman, akan ditaklukan oleh pasukan Majapahit. [2]

ANRI - Mr. Assaat

  “…Sekarang RIS telah berdiri, perjuangan kemerdekaan rakyat belum berakhir. Hendaknya di dalam perjuangan yang akan datang ini pun Republik Indonesia tetap menjadi pelopor dalam RIS. Perjuangan politik dalam RI harus menjadi contoh bagi negara-negara bagian lainnya.” Cuplikan kalimat di atas disampaikan oleh Mr. Assaat, pejabat Presiden RI, dalam pidato menyambut Tahun Baru 1950. Mr. Assaat merupakan salah satu tokoh politik terkemuka di Indonesia. Lulus dari MULO di Padang, beliau melanjutkan sekolah ke sekolah dokter STOVIA tetapi berhenti di tengah jalan karena merasa tidak cocok. Beliau kemudian bersekolah di AMS yang setingkat SMA pada masa sekarang, sebelum kemudian melanjutkan ke Rechthogeschool (RHS) di Batavia. Saat itulah ia mulai aktif berorganisasi dan menjadi bagian dari Jong Sumatranen Bond. Beliau juga turut serta dalam Kongres Pemuda II yang dilaksanakan pada 27-28 Oktober 1928.

RANJI DATUK BANDARO (DATUK KHALIFAH) RANTAU SINGINGI

Foto: Sekolah Adat Minangkabau  RANJI DATUK BANDARO / DATUK KHALIFAH   PEMIMPIN PEMERINTAHAN ADAT RANTAU SINGINGI     1. MAKMUM. ·                      Gelar  Datuk Simpono Rajo Dipoco . ·                      Masa Kekuasaan yaitu dari tahun 1424 - 1477. ·                      Lahir di Sungai Tarab - Pagaruyung, Provinsi Sumatra Barat pada tahun 1376. ·                      Hijrah dari Sungai Tarab ke Singingi pada tahun 1424. ·                    ...

Posisi Ketujuh Jenderal di Lubang Buaya 1965

  “Sumur itu dalamnya 12 meter, lebarnya 75 sentimeter. Setelah tubuh mereka masuk semua, untuk meyakinkan mayat meninggal, mereka langsung ditembak lagi. Lalu jasad ditutup dengan sampah pohon karet, dan ditutup tanah serta ditanah pohon pisang utuh di atasnya seakan-akan di bawah itu tak ada mayat.” Saat jasad para jenderal itu terkubur di sumur Lubang Buaya itu, hari telah berganti. Satu Oktober 1965. Sepandai-pandainya sesuatu disembunyikan, kata Yutharyani, pasti ketahuan juga. Akhirnya, ujar dia, sumur dapat ditemukan pada sore, 3 Oktober. Sumur lalu digali pakai tangan. Keesokannya, 4 Oktober, mayat diangkat.

SIAPAKAH ORANG MELAYU PERTAMA DI DUNIA YANG MEMELUK AGAMA ISLAM?

Gambar Ilustrasi: Asrorulhukama Tersebutlah kisah tentang sebuah kerajaan lama di Pulau Sumatera yang dikenali sebagai Malayu. Menurut catatan sejarah, lokasi negara kota tersebut dipercayai terletak di sekitar wilayah Jambi hari ini. Kerajaan Malayu dikatakan sangat terkenal dengan hasil pengeluaran lada hitamnya. Kisah kemasyhuran kerajaan Malayu telah sampai ke pengetahuan Khalifah Mu’awiyah bin Abu Sufian atau Khalifah Mu’awiyah I (661-680 Masihi) - pengasas dan pemerintah pertama empayar Bani Umayyah yang berpusat di Damsyik (atau Damascus). Setelah terdengar akan kemasyhuran kerajaan Malayu di sebelah Timur, maka timbullah niat di hati baginda untuk mengIslamkan kerajaan Malayu serta memonopoli perdagangan lada hitamnya. Kebetulan pula, baginda sedang berusaha untuk memperluaskan empayar Islam serta ajaran Islam ke seluruh dunia. Pada ketika itu, kerajaan Malayu berada di bawah pemerintahan seorang maharaja yang bernama Sri Maharaja Lokitawarman. Baginda berbangsa Melayu dan bera...