𝗞𝗲𝗽𝘂𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗮𝗸𝗵𝗶𝗿𝗶 𝗞𝗵𝗶𝗹𝗮𝗳𝗮𝗵: 𝗞𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗢𝘁𝘁𝗼𝗺𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮 𝗜 FB Panca Prawira | Pada awal abad ke-20, Kesultanan Ottoman [1] sudah lama dijuluki "𝘀𝗶𝗰𝗸 𝗺𝗮𝗻 𝗼𝗳 𝗘𝘂𝗿𝗼𝗽𝗲" (𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗮𝗸𝗶𝘁 𝗱𝗶 𝗘𝗿𝗼𝗽𝗮). [2] Julukan itu bukan tanpa alasan—kekaisaran yang pernah berjaya ini tengah terpuruk dalam kemunduran selama satu abad. Kekalahan demi kekalahan di medan perang, kehilangan teritori di Afrika Utara dan Balkan, serta gejolak politik internal telah menggerogoti sendi-sendi kekaisaran. Di tengah situasi kritis inilah, sebuah keputusan diambil pada tahun 1914. Sebuah keputusan yang oleh sejarawan disebut sebagai "𝗯𝘂𝗻𝘂𝗵 𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗽𝗼𝗹𝗶𝘁𝗶𝗸" yang pada akhirnya akan menghancurkan Kekhalifahan Islam yang telah bertahan lebih dari enam abad, mengubur romantisme penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Mehmed [3] Al-Fatih, dan melahirkan Timur Tengah modern yang kita k...
Berkaum, bersuku, berbangsa