Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Jangalah Diperkusut

Sumber: https://www.facebook.com "Jangalah Diperkusut" Kalau mau menyelesaikan masalah, ibarat kumpalan benang yang kusut maka telisiklah dahulu ujung dan pangakal kemudian baru diungkai buhul satu persatu secara perlahan.

Istana Mertua

  Sumber: https://www.facebook.com   Menurut saya, tuduhan "radikalisme" dan tuduhan "ceramah adu domba" tanpa kriteria yang kita sepakati bersama adalah TEROR !!!

Selain Syaithan, Tak Usah Takut

  Sumber: https://www.facebook.com "Selain Syaithan, Tak Usah Takut"   Saya rasa, sulit para ustadz menghindari dakwah yang berisi ajakan untuk bermusuhan. Dakwah dimanapun memang berisi suruhan untuk bermusuhan. Namun yang disuruh untuk dimusuhi adalah syaithan. Perhatikan ayat Al-Qur'an berikut ini !

Ajakan Damai dengan Mengacungkan Tinju

Sumber: https://www.facebook.com

Malu, Kemanakah Dikau ?

  Sumber: https://www.facebook.com “Malu, Kemanakah Dikau ?” Si Jahil berlagak ulama dengan panggilan “Buya”, “Kyai”, “Ustadz” bahkan “Syaikh” ! Sedangkan orang yang berilmu dan patut jadi ulama, malah bersikap seperti orang jahil dan jauh dari akhlaq ulama.

Minang tak hanya Aliran Darah

"Belajar Berpantun" Jangan hanya sibuk menelisik aliran darah Minang bukan saja ditilik dari talian ibu dan ayah Apatah lagi tempat lahir dan dimana ketuban pecah.

Kepalan tangan

  Sumber: https://www.facebook.com “Kepalan Tangan Tak Akan Terbuka Untuk Menadah Melainkan Kepada Allah ‘Azza wa Jalla”   Cita-cita orang Minang untuk bangsa ini, melampaui pangkat dan jabatan. Dalam suatu pilihan sikap, akan teruji kedewasaan dan ke istiqamahan.

Perihal Bicara

  Sumber: https://www.facebook.com Banyak karajo, tapi mangarajoan urang dan indak banyak mangecek, itu lah urang maliang. Banyak mangecek tapi indak ado nan dikarajoan apo nan dikecekkannyo,  itu lah tukang ota gadang.

Terpuruk Dalam Kesesatan

Sumber: https://www.facebook.com “Terpuruk Dalam Kesesatan”   Tiga serangkai perbuatan durjana, telah dijelaskan oleh Allah SWT dalam firman-Nya: {الَّذِينَ يَسْتَحِبُّونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا عَلَى الْآخِرَةِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ بَعِيدٍ}   “ (yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh” . (QS. Ibrahim 14:3)

Pengundang Kehancuran

Sumber: https://www.facebook.com

Rakyat yang Matang

Sumber: https://www.facebook.com “Rakyat yang Matang” Mereka sibuk mempertunjukkan sikap tak berakhlaq. Pendengung revolusi mental mengambil sikap diam atau barangkali tersipu-sipu memalukan. Para pembawa gelar keulamaan yang menyusu kepada perampas kebenaran malah bertepuk tangan karena merasa bibir telah di tepi cawan.

Serangga Dungu

Sumber: https://www.facebook.com “Serangga Dungu”   Kalau akal masih bisa digunakan maka cobalah untuk memahami tamsilan yang dipakai oleh Rasulullah saw dalam hadits beliau : «مثلي كمثل رجل استوقد نارا فلما أضاءت ما حولها جعل الفراش وهذه الدواب التي في النار يقعن فيها وجعل يحجزهن ويغلبنه فيتقحمن فيها. قال: فذلكم مثلي ومثلكم، أنا آخذ بحجزكم عن النار هلم عن النار فتغلبوني تقحمون فيها». (أخرجه البخاري ومسلم).

Pantaskan Dirimu

  Sumber: https://www.facebook.com “Pantaskan Dirimu ” Seorang hamba mencapai surga memang dengan rahmat dan karunia Allah swt namun rahmat dan karunia itu tak bisa diperolehnya melainkan dengan ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT.

Batik Minang

Foto: https://langgam.id Batik di Sumbar Lahir Sejak Abad ke-13 Masehi L anggam.id – Tradisi membatik di Sumatra Barat (Sumbar) sudah berlangsung sejak abad ke-13 Masehi . Hingga hari ini, sejarah batik Sumbar diasumsikan sudah melewati 5 periodisasi. Hal ini dijelaskan Herwandi saat orasi ilmiah, ketika ia dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (Unand) dalam rapat majelis guru besar Unand di Gedung Convention Hall, Senin (7/10/2019). Hasil penelitiannya menyatakan bahwa tradisi menggambar di atas kain dengan canting merupakan asli budaya Indonesia. Meski pun ada negara lain yang juga punya tradisi membatik. Menurutnya, batik di Sumbar dipengaruhi sejarah para raja dan kesultanan di pulau Jawa. “Pusat pesebaran batik di Indonesia bermula di pulau Jawa, termasuk penyebaran ke Sumbar,” katanya.

Orang-orangan Sawah pun Masih Tergerak

    Sumber: https://www.facebook.com   “ Orang-orangan Sawah pun Masih Tergerak ”   Berkulit, berdaging, berurat dan berdarah Tapi tak berperasaan. Otot kawat berurat besi, konon dalam cerita. Berhati singa bermental baja, tamsilan kepahlawanan. Entah apa yang patut dilekatkan kepada tuan.

Dikira Tali Untuk Ayunan Rupanya Penjerat Leher Gantungan Diri

  Sumber: https://www.facebook.com “Dikira Tali Untuk Ayunan Rupanya Penjerat Leher Gantungan Diri”   Ada manusia yang baru merasa ditegur apabila dihalangi mendapatkan kebahagiaan materil dan merasa dihukum apabila dirampas darinya kenikmatan duniawi. Alangkah malangnya manusia seperti itu karena dia sedang “takicueh di nan tarang” atau tertipu mentah-mentah.

Tak Ada Gunanya Sanjungan Manusia Dengan Mengundang Kutukan Allah SWT

Sumber: https://www.facebook.com “ Tak Ada Gunanya Sanjungan Manusia Dengan Mengundang Kutukan Allah SWT ” Menyingkirkan pertimbangan mayoritas dan minoritas dalam kehidupn bersama, merupakan pengingkaran terhadap fakta dan membuka peluang untuk terjadinya tirani minoritas.

Menipu Diri Sendiri

Sumber: https://www.facebook.com “Menipu Diri Sendiri” Kita sudah cukup bangga bahkan bertepuk tangan ketika penguasa memakai bahasa agama (Islam) padahal kata-kata yang diucapkannya itu adalah konsep yang kita karang sedangkan dia tidak memahami maknanya sama sekali.

Peringatan Sudah Lama Sampai

Sumber: https://www.facebook.com “Peringatan Sudah Lama Sampai” Kita yakin dan tidak ragu sedikitpun dengan kebenaran sabda Rasulullah saw. Bahkan mata dan telinga kita menjadi saksi bukti kebenarannya.

Kepala Yang Luka, Lutut Yang Diperban

  Sumber: https://www.facebook.com “Kepala Yang Luka, Lutut Yang Diperban” Ada berita bahwa penyebab kerusuhan atau tepatnya pembantaian di Wamena adalah berita hoaks. Subhanallaah...