Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Direktur Sekolah Raja masa 1873 sampai 1877

Minang saisuak#297: D. Gerth van Wijk: Direktur Kweekschool Fort de Kock Jika bicara mengenai Sekolah Raja atau Kweekschool Fort de Kock, tempat Tan Malaka, Dahlan Abdoellah, Sjarifah Nawawi, dan banyak orang penting lainnya di akhir abad ke-19 pernah bersekolah, maka kita tentu harus menyebut juga nama D. Gerth van Wijk , tokoh yang kita munculkan fotonya kali ini, karena dia adalah salah seorang Direktur sekolah itu, sebuah sekolah sekuler ala Eropa yang paling bergengsi di Sumatera pada zamannya. Lima Direktur lainnya adalah: J.L. van der Toorn, D. Grevel, G.J.F. Biegman, J.G. Dammerboer, dan B.J. Visscher. Didericus Gerth van Wijk , demikian nama aslinya, adalah anak dari pasangan Johanes Abraham Gerth van Wijk (lahir 1803) dan Sara Johanna Verment (lahir 1806). Didericus lahir pada tanggal 1 Juni 1835 di Wijk bij Duurstede, Utrecht, menikah dengan Sara Henriette Foreman (lahir 1836, meninggal 6 Juli 1907 di Haarlem). Mereka memiliki satu anak, Eduard Willem Frederik Gerth van Wijk...

Rezim Paranoid

[caption id="" align="aligncenter" width="600"] Gambar: http://www.psychologywizard.net [/caption] “ PEMBESALAGHAN HANDDOEK PAKAI TANDA SWASTIKA    Kira2 20 loesin banjaknja.      Kemarin oleh politie bahagian PID dikota ini telah didatangi tokonja seorang Indonesier bernama B. di pasar Batipoeh dimana telah dapat dibeslag sedjoemlah kira2 20 loesin handdoek jang pakai tanda Swastika.    Seperti diketahoei pemakaian tanda Swastika ini dilarang baik pada apa sekalipoen, pada waktoe sekarang ini. ” *** Laporan surat kabar Sinar Sumatra edisi Selasa 4 Februari 1941 (No. 26, Tahoen ke 37) tentang razia terhadap lambang swastika yang merupakan simbol gerakan Nazi Jerman di bawah komando diktator Adolf Hitler.