![]() |
| Foto: Riaumagz* |
Disalin dari kiriman FB Aal Piliang
*Dahulu terdapat kubah pada Istana Sulthan Siak
Baca juga:
- Trilogi Cinta dan Keikhlasan Sang Petualang yang berbuah Kemuliaan - Ihwal Pendirian Kesultanan Siak
- Siak Sri Indrapura Darul Ridzwan -
- Abdul Jalil Shah IV (1699-1720)
- Ismail Abdul Jalil Syah (1765-1781)
- Mahmud Abdul Jalil Muzafar Syah (1746-1765)
- Tengku Embung Badariah
- Sulthan Siak melarang menjual tanah
Catatan Kaki:
[1] Siak tidak dikuasai oleh Raja Kecil melainkan beliau didaulat (dibai'at) oleh rakyat sepanjang Sungai Siak dan negeri-negeri di Riau Daratan sekarang yang masa itu berkumpul di Bengkalis .sebagai raja yang terjadi pada tahun 1723. Raja Kecik menjadi raja pertama dengan gelar Sulthan Abdul Jalil Rahmat Shah dengan ibu negeri kerajaan di Buantan.
[2] Raja Kecil tatkala mula-mula mendirikan kerajaan menetapkan bahwa kekuasaan di kesultanan tidak boleh bersifat tunggal melainkan dibagi kepada majelis empat orang besar yang mengambil konsep Majelis Basa Ampek Balai yang di Negeri Sembilan disebut Undang Yang Empat. Karena dibesarkan di Pagaruyuang maka konsep pemerintahan Kesultanan Siak mengambil bentuk (model) seperti yang berlaku di Pagauyuang dimana Raja bukanlah orang yang dominan dan memiliki kekuasaan mutlak terhadap rakyat. Konsep kepemimpinan di Minangkabau ialah "didahulukan selangkah, ditinggikan serantin" dimana seorang pemimpin itu ada karena orang yang dipimpinnya. Ia didahulukan dan ditinggikan, bukan dia yang membesarkan diri.
[3] Tidak ada istilah 'menaklukan' dalam penyebaran orang dan kebudayaan Minangkabau. Menyebarnya kebudayaan dan orang Minang karena proses dari penyebaran penduduk dan pertalian keluarga dengan para pembesar di daerah Melayu lainnya. Raja Kecik tidak pernah menaklukan Siak melainkan ia didaulat (dinobatkan/dibai'at) oleh masyarakat Siak yang ketika itu berkumpul di Bengkalis. Demikian juga dengan orang Minangkabau yang ada disana bukan datang untuk menjajah, kedatangan mereka selain karena proses merantau, diantara mereka juga merupakan pengiring Raja Kecik semenjak dari Pagaruyuang.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar