Langsung ke konten utama

Produk-produk Z10N15

 


RADARCIANJUR.com - Simak inilah informasi mengenai dua puluh tujuh produk pro Israel yang diimpor ke Indonesia, nomor tiga ada di Cianjur.

Konflik antara Israel dan Palestina telah memicu gelombang aksi boikot produk yang terafiliasi dengan Israel di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Aksi atau gerakan boikot produk yang terafiliasi dengan Israel ini juga dikenal dengan sebutan BDS (Boycott, Divestment, and Sanctions), bertujuan untuk menekan Israel agar mengakhiri pendudukan di Palestina.

Untuk itu kali ini redaksi akan mengulas beberapa jenis produk yaitu sebagai berikut ini :

Produk Pro Israel yang Diimpor ke Indonesia

1. Merek-merek Perawatan Pribadi:

Axe
Clear
Closeup
Dove
Lifeboy
Pepsodent
Rexona

2. Produk-produk Konsumen Sehari-hari:

Buavita
Lipton
Sariwangi
Sunlight
Sunsilk
Wipol

3. Restoran-cepat-saji Terkenal:

Burger King
KFC
McDonald's

4. Produk Makanan dan Minuman dari Nestle:

Nescafe
Milo
Nestle Gold Corn Flakes

5. Minuman Ringan Terkenal:

Coca Cola
Sprite
Fanta
Minute Maid

6. Produk Makanan Ringan dan Cokelat Terkenal:

Kitkat
Cadbury
Pringles
Oreo
Dunkin

7. Merek Kosmetik Terkenal:

L'Oreal

8. Produk Bumbu dan Makanan Instan:

Maggi
Royco

9. Merek Es Krim:

Walls

10. Merek Popok Bayi:

Pampers

11. Minuman Berenergi:

Nutriboost
Mizone

12. Merek Sepatu dan Pakaian Olahraga:

Puma

13. Merek Makanan Ringan:

Lays
Cheetos

14. Waralaba Kopi Terkenal:

Starbucks

15. Produk Susu:

Dancow
Bear Brand

16. Merek Perawatan Kulit:

Vaseline
St. Ives

17. Merek Produk Kecantikan Berkelanjutan:

Love Beauty & Planet

18. Produk Daging Nabati:

The Vegetarian Butcher

19. Merek Air Minum:

Aqua
Ades

20. Produk Sarapan:

Koko Crunch
Cerelac

21. Merek-merek Terkait Masakan:

Jawara
Knorr

22. Merek Produk Susu:

Molto

23. Merek Pembersih:

Cif

24. Merek Perawatan Rambut:

Tresemme

25. Produk Madu:

Honey Royale

26. Merek Produk Perawatan Bayi:

Zwitsal

27. Merek Bumbu Masakan:

Royco

Nah itulah informasi mengenai dua puluh tujuh produk pro Israel yang diimpor ke Indonesia, nomor tiga ada di Cianjur.

=====================
=====================


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adat Minang tak Bertentangan dengan Syari'at

Ilustrasi Gambar: kumparan Disalin dari kiriman FB Putra Al Minangkabawy Aldiyansyah Batapa Geli nya saya melihat Beberapa Orang yg tak faham adat MINANG ( Adat Datuk Perpatih ) tapi Berkomentar membawa & menyebut adat Minang bersebrangan dengan Syariat,kerana alasan Adat Minang lebih kepada Perempuan. Saya Sebagai Anak Jati Minang sunguh saya tak suka dengan Pikiran dangkal seperti itu. di sini saya perjelas sekalian berbagi ilmu kepada semua orang yang tak faham adat Minang, agar bisa memahami,agar tak sembarangan menghina Adat2 orang yang belum di Fahamkam. 1.Adat minang bersebrangan dengan Islam kerana MATRILINEAL/Lebih kepada Perempuan ?? 2. Harta pusaka lebih ke Perempuan ? Jangan Menghukum adat dengan Agama bila tak faham keduannya. "ADAT MINANG TIDAK ADA YANG BERSEBERANGAN/ BERTOLAK PADA SYARIAT KITABULLAH". Adat Minang inilah yang sangat istimewa , Mengapa ? Kerana hanya di adat Minang kedudukan Perempuan di hormati & diberikan hak-Haknya ,bukan direndahkan. ...

Ketika Sejarah Minang Ditulis oleh orang Jahil

    Tulisan ini ditulis oleh akun anonim yang menggunakan nama sangsekerta ( Pu Hyang) , tidak ada identitas lengkap mengenai sang penulis. Dilihat dari tulisan yang dibuat (dengan asumsi tulisan ini berasal dari buah pemikirannya sendiri) maka terdapat beberapa kemungkinan:  Pertama  Pu Hyang (sang penulis) bukan orang Minang dan dapat dimaklumi dengan perspektif  sentralistis  yang digunakannya dalam tulisan ini.  Kedua   Pu Hyang (sang penulis) ialah orang yang berasal dari ibu Minang namun tidak dibesarkan dengan Adat Minang, tidak mempelajari serta memahami adat Minang, layaknya kebanyakan orang yang mengaku Minang karena beribu Minang. Ia lebih banyak mengandalkan sumber dari para orientalis, arsip Kolonial, dan tulisan dari sarjana yang menulis dari perspektif yang sama sekali berbeda bahkan bertolak belakang dengan Adat Minang, ditambah dengan halusinasi dirinya tentang kebesaran Kerajaan di Minangkabau. Persis dengan salah seorang Penulis...

KISAH KETURUNAN CHE.

Foto: reseachgate  Disalin dari kiriman FB Eddy Ezwan KISAH KETURUNAN CHE. Majoriti populasi penduduk Kelantan terdiri dari kalangan bangsa Melayu, sejarah kerajaan dan kesultanan Kelantan pun sangat tua walau kesultanan pada hari ini cuma diasaskan pada pertengahan kurun ke-16, bagi melambangkan mereka dari golongan bangsawan Kelantan ramai yang memakai gelaran tersendiri bagi mengekalkan identiti mereka. Di Kelantan, gelaran mereka istimewa seperti gelar Nik, Wan, Tuan, Tengku, namun ada satu gelaran di Kelantan iaitu Che, gelaran ini seringkali menjadi polemik dikalangan yang membicarakannya. Untuk satu tempoh, ada keluarga dalam masyarakat Melayu Kelantan menggunakan gelaran Che dalam keluarga mereka seolah ia adalah gelaran bangsawan juga. Ada orang mengatakan gelaran Che ini adalah bagi golongan yang baru memeluk Islam, namun agak mengarut apabila direnung kembali adalah suatu perkara yang asing menggunakan gelaran ini secara berterusan dari bapa turun kepada anak seterusnya ...