Langsung ke konten utama

Islam: Kekuatan Dunia Yang Bertahan

 



Dahulu, ada sebuah video yang ditayangkan di stasiun televisi nasional Amerika, Fox News, dengan Glenn Beck sebagai pembawa acara terkenal. Namun, sekarang video tersebut telah dihapus oleh penyedia layanan televisi tanpa alasan yang jelas.

Video ini ditayangkan 10 tahun yang lalu, dan apa yang dikatakannya dalam video itu seolah menjadi kenyataan hari ini. Negara-negara adidaya seperti Amerika, Rusia, dan China tampaknya mulai menjalin hubungan dengan umat Muslim belakangan ini.

Hal ini terasa ironis, karena saat umat Muslim mengalami penindasan dan fitnah pada masa lalu, mereka sepertinya diabaikan. Namun, sekarang kita melihat mereka mulai membangun hubungan dengan kaum Muslim.

Contohnya, Joe Biden telah mulai menerima kaum Muslim di negaranya. Putin juga baru-baru ini membela kaum Muslim yang dianiaya di negara lain. Bahkan, Xi Jinping baru-baru ini memberikan dukungan terhadap kedaulatan Palestina.

Selain itu, ada negara-negara lain yang tidak disebutkan sebelumnya, seperti India, yang masih melakukan penindasan terhadap umat Muslim, meskipun mereka bukan termasuk dalam tiga negara adidaya sebelumnya. Hal ini menarik perhatian mengingat India memiliki populasi manusia terbesar saat ini, menggeser China. Namun, mereka juga terlibat dalam penindasan tersebut. Mungkin, jika mereka menyadari kekuatan sebenarnya dari umat Muslim, perilaku mereka akan mirip dengan tiga negara adidaya sebelumnya.

Video tersebut juga menunjukkan bahwa Islam bukan berbentuk sebuah negara, melainkan sebuah kelompok yang menyebar di berbagai belahan dunia. Meskipun tersebar di berbagai tempat, mereka tetap satu kesatuan. Jika salah satu anggota tubuh mereka disakiti, tubuh yang lain akan bergerak dan membantu.

Bagaimana pendapat kalian, apakah ada agenda tersembunyi di balik perubahan sikap negara-negara over power itu?

credit: IG @mimin.vertizone





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adat Minang tak Bertentangan dengan Syari'at

Ilustrasi Gambar: kumparan Disalin dari kiriman FB Putra Al Minangkabawy Aldiyansyah Batapa Geli nya saya melihat Beberapa Orang yg tak faham adat MINANG ( Adat Datuk Perpatih ) tapi Berkomentar membawa & menyebut adat Minang bersebrangan dengan Syariat,kerana alasan Adat Minang lebih kepada Perempuan. Saya Sebagai Anak Jati Minang sunguh saya tak suka dengan Pikiran dangkal seperti itu. di sini saya perjelas sekalian berbagi ilmu kepada semua orang yang tak faham adat Minang, agar bisa memahami,agar tak sembarangan menghina Adat2 orang yang belum di Fahamkam. 1.Adat minang bersebrangan dengan Islam kerana MATRILINEAL/Lebih kepada Perempuan ?? 2. Harta pusaka lebih ke Perempuan ? Jangan Menghukum adat dengan Agama bila tak faham keduannya. "ADAT MINANG TIDAK ADA YANG BERSEBERANGAN/ BERTOLAK PADA SYARIAT KITABULLAH". Adat Minang inilah yang sangat istimewa , Mengapa ? Kerana hanya di adat Minang kedudukan Perempuan di hormati & diberikan hak-Haknya ,bukan direndahkan. ...

Ketika Sejarah Minang Ditulis oleh orang Jahil

    Tulisan ini ditulis oleh akun anonim yang menggunakan nama sangsekerta ( Pu Hyang) , tidak ada identitas lengkap mengenai sang penulis. Dilihat dari tulisan yang dibuat (dengan asumsi tulisan ini berasal dari buah pemikirannya sendiri) maka terdapat beberapa kemungkinan:  Pertama  Pu Hyang (sang penulis) bukan orang Minang dan dapat dimaklumi dengan perspektif  sentralistis  yang digunakannya dalam tulisan ini.  Kedua   Pu Hyang (sang penulis) ialah orang yang berasal dari ibu Minang namun tidak dibesarkan dengan Adat Minang, tidak mempelajari serta memahami adat Minang, layaknya kebanyakan orang yang mengaku Minang karena beribu Minang. Ia lebih banyak mengandalkan sumber dari para orientalis, arsip Kolonial, dan tulisan dari sarjana yang menulis dari perspektif yang sama sekali berbeda bahkan bertolak belakang dengan Adat Minang, ditambah dengan halusinasi dirinya tentang kebesaran Kerajaan di Minangkabau. Persis dengan salah seorang Penulis...

KISAH KETURUNAN CHE.

Foto: reseachgate  Disalin dari kiriman FB Eddy Ezwan KISAH KETURUNAN CHE. Majoriti populasi penduduk Kelantan terdiri dari kalangan bangsa Melayu, sejarah kerajaan dan kesultanan Kelantan pun sangat tua walau kesultanan pada hari ini cuma diasaskan pada pertengahan kurun ke-16, bagi melambangkan mereka dari golongan bangsawan Kelantan ramai yang memakai gelaran tersendiri bagi mengekalkan identiti mereka. Di Kelantan, gelaran mereka istimewa seperti gelar Nik, Wan, Tuan, Tengku, namun ada satu gelaran di Kelantan iaitu Che, gelaran ini seringkali menjadi polemik dikalangan yang membicarakannya. Untuk satu tempoh, ada keluarga dalam masyarakat Melayu Kelantan menggunakan gelaran Che dalam keluarga mereka seolah ia adalah gelaran bangsawan juga. Ada orang mengatakan gelaran Che ini adalah bagi golongan yang baru memeluk Islam, namun agak mengarut apabila direnung kembali adalah suatu perkara yang asing menggunakan gelaran ini secara berterusan dari bapa turun kepada anak seterusnya ...