Langsung ke konten utama

Z10N15M3 & TORAH (TAURAT )

 

pICT: RADAR Jabar

APAKAH YAHUDI MENOLAK ADANYA NEGARA ISRAEL DAN ZIONISME?

السلام عليكم
שלום עליכם

Alhamdulillah kali ini saya akan menjelas sedikit.. kenapa sebagian besar Yahudi baik itu dari Yahudi Heredi (Orthodox), Sefardi, Mizrahi, dan Ashkenazi menolak adanya Negara Israel??

Kenapa Yahudi berbagai sekte tersebut menolak adanya negara Yahudi dan zionisme karena bertentangan dengan kitab mereka yakni Taurat/Torah baik itu secara Tulisan ataupun Lisan yang disebut Mishnah didalam Talmud Yahudi.

Kali ini saya akan kutip ayat dari Talmud yang pada bagian Mishnah Ketubot 111 A:4

ההוא מיבעי ליה לכדרבי יוסי ברבי חנינא דאמר ג' שבועות הללו למה אחת שלא יעלו ישראל בחומה ואחת שהשביע הקדוש ברוך הוא את ישראל שלא ימרדו באומות העולם ואחת שהשביע הקדוש ברוך הוא את העובדי כוכבים שלא ישתעבדו בהן בישראל יותר מדאי

Artinya :
Gemara menjelaskan: Ayat itu penting untuk apa yang diajarkan oleh Rabi Yosei, putra Rabi Ḥanina, yang berkata: Mengapa tiga sumpah ini (Kidung Agung 2: 7, 3: 5, 8: 4) dibutuhkan? Satu, agar Umat Yahudi tidak dibenarkan berimigrasi ke Eretz Yisrael dengan jumlah masal atau kekuatan penuh. Dan satu lagi, bahwa Yang Maha Kudus, Terpujilah Dia, menasihati Umat Yahudi bahwa mereka tidak boleh memberontak melawan pemerintahan bangsa-bangsa di dunia. Dan yang terakhir adalah Yang Maha Kudus, Terpujilah Dia, menghimbau bangsa-bangsa lain agar mereka tidak menganiaya Umat Yahudi secara berlebihan.

Nah kawan-kawan, kenapa Yahudi tidak menerima adanya negara Israel serta Zionis.. karena ada 3 sumpah dengan Tuhan di dalam kitab Talmud (Torah Lisan)

1. Agar orang Yahudi tidak dibenarkan berimigrasi ke Eretz Yisrael (Tanah Palestina) dengan jumlah masal ataupun kekuatan penuh

2. Bahwa Tuhan menasihati Umat Yahudi bahwa mereka tidak boleh memberontak melawan bangsa-bangsa lain di dunia.

3. Tuhan menghimbau Umat bangsa-bangsa lain agar mereka tidak menganiaya Umat Yahudi secara berlebihan.

Nah kesimpulannya.. Kenapa Umat Yahudi menolak adanya Negara Israel karena mereka ada 3 Sumpah dengan Tuhan.. artinya Yahudi Zionist telah melanggar 3 Sumpah dengan Tuhannya sendiri dengan membuat Negara Israel serta menindas orang-orang Palestina.

Sebenarnya pertama kali yang ingin membuat Negara Israel adalah Theodor Herzl. Theodor Herzl adalah Seorang Yahudi Atheis yang ingin membuat ideologi Zionisme yang dimana ideologi tersebut sangat bertentangan dengan ideologi Yahudi, Maka dari itu Yahudi sangat menolak adanya negara Israel serta gerakan zionisme.

Dibawah ini adalah screenshoot dari Talmud Ketubot 111a :4 via sefaria.



Jadi jelas pendirian Negara Israel dan gerakan Zionisme itu sangat bertentangan dengan ajaran Yudaisme.

Terima kasih

Barukh Hashem
-------------
Baca Juga: Palestina |



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adat Minang tak Bertentangan dengan Syari'at

Ilustrasi Gambar: kumparan Disalin dari kiriman FB Putra Al Minangkabawy Aldiyansyah Batapa Geli nya saya melihat Beberapa Orang yg tak faham adat MINANG ( Adat Datuk Perpatih ) tapi Berkomentar membawa & menyebut adat Minang bersebrangan dengan Syariat,kerana alasan Adat Minang lebih kepada Perempuan. Saya Sebagai Anak Jati Minang sunguh saya tak suka dengan Pikiran dangkal seperti itu. di sini saya perjelas sekalian berbagi ilmu kepada semua orang yang tak faham adat Minang, agar bisa memahami,agar tak sembarangan menghina Adat2 orang yang belum di Fahamkam. 1.Adat minang bersebrangan dengan Islam kerana MATRILINEAL/Lebih kepada Perempuan ?? 2. Harta pusaka lebih ke Perempuan ? Jangan Menghukum adat dengan Agama bila tak faham keduannya. "ADAT MINANG TIDAK ADA YANG BERSEBERANGAN/ BERTOLAK PADA SYARIAT KITABULLAH". Adat Minang inilah yang sangat istimewa , Mengapa ? Kerana hanya di adat Minang kedudukan Perempuan di hormati & diberikan hak-Haknya ,bukan direndahkan. ...

Ketika Sejarah Minang Ditulis oleh orang Jahil

    Tulisan ini ditulis oleh akun anonim yang menggunakan nama sangsekerta ( Pu Hyang) , tidak ada identitas lengkap mengenai sang penulis. Dilihat dari tulisan yang dibuat (dengan asumsi tulisan ini berasal dari buah pemikirannya sendiri) maka terdapat beberapa kemungkinan:  Pertama  Pu Hyang (sang penulis) bukan orang Minang dan dapat dimaklumi dengan perspektif  sentralistis  yang digunakannya dalam tulisan ini.  Kedua   Pu Hyang (sang penulis) ialah orang yang berasal dari ibu Minang namun tidak dibesarkan dengan Adat Minang, tidak mempelajari serta memahami adat Minang, layaknya kebanyakan orang yang mengaku Minang karena beribu Minang. Ia lebih banyak mengandalkan sumber dari para orientalis, arsip Kolonial, dan tulisan dari sarjana yang menulis dari perspektif yang sama sekali berbeda bahkan bertolak belakang dengan Adat Minang, ditambah dengan halusinasi dirinya tentang kebesaran Kerajaan di Minangkabau. Persis dengan salah seorang Penulis...

KISAH KETURUNAN CHE.

Foto: reseachgate  Disalin dari kiriman FB Eddy Ezwan KISAH KETURUNAN CHE. Majoriti populasi penduduk Kelantan terdiri dari kalangan bangsa Melayu, sejarah kerajaan dan kesultanan Kelantan pun sangat tua walau kesultanan pada hari ini cuma diasaskan pada pertengahan kurun ke-16, bagi melambangkan mereka dari golongan bangsawan Kelantan ramai yang memakai gelaran tersendiri bagi mengekalkan identiti mereka. Di Kelantan, gelaran mereka istimewa seperti gelar Nik, Wan, Tuan, Tengku, namun ada satu gelaran di Kelantan iaitu Che, gelaran ini seringkali menjadi polemik dikalangan yang membicarakannya. Untuk satu tempoh, ada keluarga dalam masyarakat Melayu Kelantan menggunakan gelaran Che dalam keluarga mereka seolah ia adalah gelaran bangsawan juga. Ada orang mengatakan gelaran Che ini adalah bagi golongan yang baru memeluk Islam, namun agak mengarut apabila direnung kembali adalah suatu perkara yang asing menggunakan gelaran ini secara berterusan dari bapa turun kepada anak seterusnya ...