Langsung ke konten utama

Tarikh/9.Terkait Komunis/1.Tulisan

 

Foto: demokrasi.co.id

Klik pada judul untuk menuju tulisan:

  1. Jika PKI Bangkit, memangnya kenapa? - Republika
  2. Soekarno Murka pada Brigjen Hasan Basri
  3. Fakta seputar Film G30S/PKI
  4. Pengakuan Arteria Dahlan: Apakah PDIP ada PKI-nya? Ya Jelas - Gelora News
  5. Ketika Soekarno marah Isterinya dibilang Lonte oleh Mahasiswa - Merdeka.Com
  6. Soekarno Bubarkan KAMI, Ngamuk Isterinya dibilang L0nt3 oleh Mahasiswa - Gelora News
  7. Salah Satu Kisah menjelang Pemberontakan Komunis '65
  8. Bung Hatta, Orde Baru, & Komunisme
  9. Posisi Ketujuh Jenderal di Lubang Buaya 1965
  10. Kisah 15 Hari Buya Hamka disiksa oleh Rzim Soekarno - Hidayatullah
  11. Transkrip Pembicaraan Aidit dengan Mo Zedong terkait Kudeta PKI - Viva.co.id
  12. Dibalik PKI Tidak Menculik Jend. Soeharto
  13. Ketika Jenderal A.H.Nasution Menumbangkan Rezim Soekarno
  14. Jatuh Diantara Bintang-bintang
  15. Belas Kasih yang Hilang
  16. Berikut Pengakuan Para Penculik Jenderal Ketika G30SPKI
  17. Tamparan Keras Karni Ilyas untuk Antek PKI
  18. Salah Satu Ciri Khas Si Merah
  19. Gerwani Si Binal
  20. Pembantaian Cemetuk, banyuwangi oleh PKI
  21. Kesaksian Bung Hatta Tentang Gestapu PKI
  22. Umar Wirahadikusuma Pimpin Operasi Lawan Pembunuh Jenderal - Republika
  23. Buya HAMKA & G30SPKI
  24. Hamka: Pengalaman dengan Komunis - Suryadi
  25. Kisah 15 hari Buya Hamka Disiksa Rezim Soekarno
  26. Aidit Fitnah Bung Hatta sebagai Provokator Pemberontakan PKI di Madiun 1948
  27. Sekilas Pemberontakan PKI Madiun 1948 - Suryadi
  28. Bung Hatta di Fitnah Provokator oleh PKI, Soeharto dituduh Dalang G30SPKI, Gatot Diserang
  29. Salah satu kekejian Komunis di Madiun
  30. Usaha PKI Menggulingkan Pemerintahan Mohammad Hatta - Republika
  31. Buya HAMKA & G30s/PKI - Farhan Abdul Majid
  32. Runutan peristiwa PKI Pada Kudeta Madiun 1948
  33. Sadis, PKI Memenggal Kepala Otto Iskandar Dinata Kemudian Tubuhnya Dibuang ke Laut - repelita.com
  34. Kenapa Komunis masih Shalat
  35. Suasana Sebelum Pemberontakan PKI September 1965
  36. Prihatin Kebangkitan Komunis: Presedium KAMI Surati Jokowi
  37. Komunis Haram = Komunis Fobia - Buya Hamka
  38. Tan Malaka & Islam
  39. Pembantaian Kedung Kopi di Solo oleh PKI
  40. Kisah menyayat hati kekejaman Komunis: Kiai Ditikam, Mahasiswa di Mutilasi
  41. RUNUTAN PERISTIWA PEMBERONTAKAN PKI PASKA KUDETA MADIUN SEPTEMBER 1948 10 - Sep - 2020
  42. Filem G 30 S/ PKI
  43. PKI, Bukan Bagian Kayu Basilang dalam Tungku 
  44. PKI & PRRI
  45. Sekilas Bachtaroeddin
  46. Pidato Soekarno pada HUT PKI ke-45 tahun 1965 - Indo Progress atau Klik DISINI 
  47. Soekarno Komunis? Berikut kesaksian Soeharto - Warta Kota
  48. Kesaksian Soeharto Soal Soekarno, PKI dan Supersemar

  49. Pembantaian Ulama & Santri : Darah di Madiun September 1948


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adat Minang tak Bertentangan dengan Syari'at

Ilustrasi Gambar: kumparan Disalin dari kiriman FB Putra Al Minangkabawy Aldiyansyah Batapa Geli nya saya melihat Beberapa Orang yg tak faham adat MINANG ( Adat Datuk Perpatih ) tapi Berkomentar membawa & menyebut adat Minang bersebrangan dengan Syariat,kerana alasan Adat Minang lebih kepada Perempuan. Saya Sebagai Anak Jati Minang sunguh saya tak suka dengan Pikiran dangkal seperti itu. di sini saya perjelas sekalian berbagi ilmu kepada semua orang yang tak faham adat Minang, agar bisa memahami,agar tak sembarangan menghina Adat2 orang yang belum di Fahamkam. 1.Adat minang bersebrangan dengan Islam kerana MATRILINEAL/Lebih kepada Perempuan ?? 2. Harta pusaka lebih ke Perempuan ? Jangan Menghukum adat dengan Agama bila tak faham keduannya. "ADAT MINANG TIDAK ADA YANG BERSEBERANGAN/ BERTOLAK PADA SYARIAT KITABULLAH". Adat Minang inilah yang sangat istimewa , Mengapa ? Kerana hanya di adat Minang kedudukan Perempuan di hormati & diberikan hak-Haknya ,bukan direndahkan. ...

Ketika Sejarah Minang Ditulis oleh orang Jahil

    Tulisan ini ditulis oleh akun anonim yang menggunakan nama sangsekerta ( Pu Hyang) , tidak ada identitas lengkap mengenai sang penulis. Dilihat dari tulisan yang dibuat (dengan asumsi tulisan ini berasal dari buah pemikirannya sendiri) maka terdapat beberapa kemungkinan:  Pertama  Pu Hyang (sang penulis) bukan orang Minang dan dapat dimaklumi dengan perspektif  sentralistis  yang digunakannya dalam tulisan ini.  Kedua   Pu Hyang (sang penulis) ialah orang yang berasal dari ibu Minang namun tidak dibesarkan dengan Adat Minang, tidak mempelajari serta memahami adat Minang, layaknya kebanyakan orang yang mengaku Minang karena beribu Minang. Ia lebih banyak mengandalkan sumber dari para orientalis, arsip Kolonial, dan tulisan dari sarjana yang menulis dari perspektif yang sama sekali berbeda bahkan bertolak belakang dengan Adat Minang, ditambah dengan halusinasi dirinya tentang kebesaran Kerajaan di Minangkabau. Persis dengan salah seorang Penulis...

KISAH KETURUNAN CHE.

Foto: reseachgate  Disalin dari kiriman FB Eddy Ezwan KISAH KETURUNAN CHE. Majoriti populasi penduduk Kelantan terdiri dari kalangan bangsa Melayu, sejarah kerajaan dan kesultanan Kelantan pun sangat tua walau kesultanan pada hari ini cuma diasaskan pada pertengahan kurun ke-16, bagi melambangkan mereka dari golongan bangsawan Kelantan ramai yang memakai gelaran tersendiri bagi mengekalkan identiti mereka. Di Kelantan, gelaran mereka istimewa seperti gelar Nik, Wan, Tuan, Tengku, namun ada satu gelaran di Kelantan iaitu Che, gelaran ini seringkali menjadi polemik dikalangan yang membicarakannya. Untuk satu tempoh, ada keluarga dalam masyarakat Melayu Kelantan menggunakan gelaran Che dalam keluarga mereka seolah ia adalah gelaran bangsawan juga. Ada orang mengatakan gelaran Che ini adalah bagi golongan yang baru memeluk Islam, namun agak mengarut apabila direnung kembali adalah suatu perkara yang asing menggunakan gelaran ini secara berterusan dari bapa turun kepada anak seterusnya ...